Akurat

Kusnadi Staf Hasto Ngaku Enggak Kenal Harun Masiku

Dwana Muhfaqdilla | 13 Juni 2024, 23:14 WIB
Kusnadi Staf Hasto Ngaku Enggak Kenal Harun Masiku
 
AKURAT.CO Staf Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto, Kusnadi, mengaku tak mengenal mantan calon legislatif (caleg) PDIP, Harun Masiku.
 
Harun diketahui sebagai buron yang berstatus daftar pencarian orang (DPO) sejak Januari 2020, dalam kasus dugaan korupsi berupa suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024.
 
"Tidak (mengenal Harun Masiku sebelumnya)," kata Kusnadi di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/6/2024).
 
 
Selain itu, dia membantah perihal kabar bahwa dirinya sempat meminta Harun Masiku untuk membuang ponsel yang dimilikinya.
 
"Enggak, enggak, itu enggak benar (permintaan pembuangan ponsel)," tegasnya.
 
Di sisi lain, Kusnadi juga mengungkap alasan dirinya tak memenuhi pemanggilan penyidik KPK sebagai saksi pada kasus yang menyeret Harun Masiku pada hari ini.
 
Dia menjelaskan, pemanggilan tersebut mendadak dan baru diterima pada Rabu (12/6/2024) malam. Di tambah, dirinya sudah terlebih dahulu memersiapkan diri untuk membuat laporan ke Bareskrim Polri.
 
"Panggilan itu baru tadi malam diterima, sedangkan saya memersiapkan untuk ke sini," tukas Kusnadi.
 
Meski begitu, dirinya menegaskan akan hadir pada pemanggilan, jika KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan.
 
"Insyaallah saya datang, saya orang Islam," tutupnya.
 
Sebelumnya diberitakan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kusnadi, staf atau ajudan dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto.
 
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, atas nama Kusnadi (wiraswasta)," kata Tim Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (13/6/2024).
 
 
Sementara itu, penyidik KPK juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Hasto Kristiyanto. Saat melakukan pemeriksaan, KPK menyita ponsel milik Sekjen PDIP itu. 
 
Selain ponsel milik Hasto, penyidik juga merampas ponsel Kusnadi dan buku partai berisi catatan pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dengan Hasto.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.