Kegagalan Fungsi Rem Jadi Penyebab Kecelakaan Bus Rombongan SMK di Subang

AKURAT.CO Polisi mengungkap, penyebab kecelakaan bus pariwisata Trans Putera Fajar, yang menewaskan 11 orang di Jalan Palasari, Subang, Jawa Barat, pada Sabtu (11/5/2024) karena adanya kegagalan fungsi rem pada bus.
"Kita mendapatkan hasil dari olah tempat kejadian perkara (TKP), bahwa di TKP tidak ditemukan bekas pengereman. Ada hanya bekas tanda gesekan antara bus dan aspal," kata Dirlantas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Wibowo dalam keterangannya, dikutip Selasa (14/5/2024).
Wibowomenjelaskan, sang sopir bus, Sadira, diduga mengetahui bus tersebut memang memiliki masalah dengan fungsi remnya.
Baca Juga: Sopir Bus Pariwisata Rombongan SMK Asal Depok Ditetapkan Jadi Tersangka
"Bus ini dicoba untuk diperbaiki remnya, yang pertama di Tangkubanparahu oleh mekanik Nana yang dipanggil oleh Firman atas permintaan dari pengemudi. Perbaikan yang dilakukan adalah memperkecil jarak atau celah kampas rem," ungkapnya.
"Kemudian permasalahan kembali muncul di rumah makan Bang Jun, dicoba kembali perbaikan oleh kenek dan pengemudi dengan meminjam sil kepada pengemudi lain," tambahnya.
Namun, karena sil tidak sesuai ukuran, maka perbaikan tersebut tidak dilakukan dan pengemudi tetap melanjutkan perjalanan hingga terjadi kecelakaan lalu lintas.
Atas perbuatannya, pengemudi akan dikenakan Pasal 311 ayat 5 Undang-Undang Lalu Lintas tahun 2009 dengan ancaman pidana maksimal kurungan 12 tahun dan denda Rp 24 juta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









