Kandidat Kapolri Harus Miliki Kepemimpinan Komunikasi di Era Post-Truth

AKURAT.CO Tantangan Polri ke depan dinilai tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga bagaimana menghadapi derasnya arus opini publik di era post-truth.
Dalam situasi ketika emosi lebih dominan daripada fakta, Kapolri baru dituntut memiliki kepemimpinan komunikasi yang kuat.
Pengamat politik sekaligus Komunikolog Indonesia, Emrus Sihombing, menilai, calon Kapolri pengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo harus memiliki kepemimpinan komunikasi yang kuat agar mampu menjaga citra dan kepercayaan publik.
“Di era post-truth, fakta objektif punya pengaruh lebih kecil dibanding pesan emosi. Kebenaran dan keadilan menjadi relatif atau hasil bentukan pertukaran pesan komunikasi. Ini tantangan besar bagi pimpinan Polri ke depan,” ujar Emrus dalam keterangannya, Minggu (14/9/2025).
Emrus menyebut sejumlah perwira tinggi bintang tiga saat ini tengah diwacanakan sebagai kandidat Kapolri baru.
Namun, ia menekankan Presiden Prabowo Subianto perlu mencermati aspek kepemimpinan komunikasi dari setiap calon.
“Ada banyak faktor penting, tapi kepemimpinan komunikasi menjadi hal yang krusial. Tanpa itu, Polri akan kesulitan menjaga legitimasi di tengah derasnya arus opini publik,” tegasnya.
Baca Juga: Imbas Demo Ricuh Agustus, Polda Metro Jaya Buka Posko Pengaduan 24 Jam
Ia merinci setidaknya sepuluh aspek yang perlu diperhatikan, mulai dari kemampuan diterima semua kalangan, kedewasaan komunikasi yang tidak menimbulkan kegaduhan, hingga sikap humanis namun tetap tegas dalam menegakkan hukum.
Selain itu, pengalaman kandidat juga dinilai penting, terutama bagi mereka yang pernah menjabat Kapolda atau Kepala Divisi Humas Mabes Polri.
“Dengan pengalaman itu, calon Kapolri sudah terbiasa berdialog dengan berbagai lapisan masyarakat dan mengelola komunikasi publik secara profesional,” jelas Emrus.
Ia menambahkan, gaya komunikasi yang mampu merangkul masyarakat luas akan membuat Polri tampil positif di mata publik.
“Kapolri yang memiliki kepemimpinan komunikasi sebagaimana saya uraikan, akan mengangkat legitimasi dan citra Polri di hadapan masyarakat,” pungkasnya.
Baca Juga: Combiphar Luncurkan Madurasa Jahe Merah Lemon, Inovasi Sehat dengan Sensasi Hangat dan Segar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









