Tips Jaga Stamina Selama Puasa Ramadhan Menurut Panduan Islam

AKURAT.CO Menjaga stamina selama puasa Ramadhan bukan sekadar soal fisik, tetapi juga bagian dari menjaga kualitas ibadah. Islam adalah agama yang seimbang, tidak mengajarkan umatnya untuk melemahkan diri, tetapi membimbing agar kuat secara jasmani dan ruhani. Karena itu, menjaga energi saat berpuasa merupakan bagian dari ikhtiar agar ibadah tetap optimal.
Allah SWT berfirman:
لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya.” (QS. Al-Baqarah: 286)
Ayat ini menjadi prinsip bahwa ibadah dijalankan dengan kemampuan terbaik, termasuk menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat.
Berikut beberapa tips menjaga stamina selama puasa Ramadhan berdasarkan panduan Islam.
1. Jangan Tinggalkan Sahur
Sahur adalah kunci energi sepanjang hari. Rasulullah ﷺ bersabda:
تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً
“Bersahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Sahur bukan hanya makan sebelum fajar, tetapi juga sumber keberkahan dan kekuatan. Disunnahkan mengakhirkan sahur mendekati waktu Subuh agar energi lebih bertahan lama.
Baca Juga: 7 Cara Melatih Anak Di Bawah 7 Tahun Agar Mau Berpuasa
2. Menyegerakan Berbuka
Setelah seharian menahan lapar dan haus, tubuh membutuhkan asupan segera saat maghrib tiba. Rasulullah ﷺ bersabda:
لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ
“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Menyegerakan berbuka membantu memulihkan kadar gula darah dan menjaga kestabilan tubuh.
3. Pilih Makanan yang Seimbang
Islam menganjurkan keseimbangan dalam makan. Allah SWT berfirman:
وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا
“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.” (QS. Al-A’raf: 31)
Saat sahur dan berbuka, utamakan makanan bergizi seimbang: karbohidrat kompleks, protein, sayur, buah, dan cukup cairan. Hindari berlebihan dalam makanan berminyak atau terlalu manis yang justru membuat cepat lemas.
4. Jaga Pola Tidur
Kurang tidur dapat membuat tubuh mudah lelah saat berpuasa. Atur waktu istirahat dengan baik, termasuk tidur lebih awal setelah tarawih jika memungkinkan. Tidur yang cukup membantu menjaga konsentrasi dan daya tahan tubuh.
5. Tetap Aktif Secara Proporsional
Puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan. Rasulullah ﷺ tetap beraktivitas, bahkan dalam kondisi berpuasa. Aktivitas ringan hingga sedang membantu menjaga metabolisme tubuh tetap stabil. Hindari aktivitas berat berlebihan di bawah terik matahari jika tidak mendesak.
6. Perbanyak Doa dan Dzikir
Stamina tidak hanya ditopang oleh fisik, tetapi juga kekuatan mental dan spiritual. Doa memberi ketenangan dan keteguhan hati. Ketika hati tenang, tubuh pun lebih stabil menghadapi rasa lapar dan haus.
7. Hindari Stres dan Emosi Berlebihan
Emosi yang tidak terkendali dapat menguras energi lebih cepat daripada aktivitas fisik. Rasulullah ﷺ mengingatkan:
الصِّيَامُ جُنَّةٌ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ
“Puasa adalah perisai, maka jangan berkata kotor dan jangan berteriak-teriak.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Mengendalikan emosi membantu menjaga stamina dan kualitas puasa.
Kesimpulan
Menjaga stamina selama Ramadhan adalah bagian dari kesempurnaan ibadah. Islam telah memberikan panduan melalui sunnah sahur, menyegerakan berbuka, menjaga keseimbangan makan, serta mengontrol emosi. Dengan fisik yang terjaga dan hati yang tenang, puasa tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga sumber kekuatan spiritual dan kesehatan.
Baca Juga: Tidur Seharian Apakah Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama Paling Lengkap
QnA Seputar Stamina dan Puasa
Apakah sahur wajib agar kuat puasa?
Sahur hukumnya sunnah, tetapi sangat dianjurkan karena penuh keberkahan dan membantu stamina.
Bolehkah berolahraga saat puasa?
Boleh, selama tidak berlebihan dan disesuaikan dengan kondisi tubuh.
Mengapa cepat lemas saat puasa?
Bisa karena kurang sahur, dehidrasi, kurang tidur, atau pola makan tidak seimbang.
Apa kunci utama menjaga stamina?
Sahur yang berkualitas, berbuka tepat waktu, istirahat cukup, dan menjaga ketenangan hati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










