Akurat

22 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Makna Hari Santri Nasional dan Peringatan Dunia Lainnya!

Kosim Rahman | 22 Oktober 2025, 08:05 WIB
22 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Makna Hari Santri Nasional dan Peringatan Dunia Lainnya!

AKURAT.CO Tanggal 22 Oktober memperingati Hari Santri Nasional, salah satu momen penting bagi umat Islam di Indonesia.

Selain itu, tanggal ini juga bertepatan dengan beberapa peringatan internasional seperti Hari Kesadaran Gagap Internasional, Hari Kesehatan Paru-paru, hingga Hari Caps Lock Internasional.

Yuk, simak makna dan sejarah lengkapnya berikut ini!

Hari Santri Nasional

Peringatan Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Penetapan hari ini didasarkan pada Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang dikeluarkan oleh KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga: 10 Rekomendasi Film Hari Santri: Dari Kisah Pesantren hingga Perjuangan Santri yang Menginspirasi

Resolusi ini menyerukan kepada para santri dan ulama untuk berjuang melawan penjajahan demi mempertahankan kemerdekaan bangsa.

Pada tahun 2025, peringatan Hari Santri mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.”

Tema ini menggambarkan peran penting santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat global.

Hari Kesadaran Gagap Internasional (International Stuttering Awareness Day)

Selain Hari Santri, tanggal 22 Oktober juga diperingati secara global sebagai Hari Kesadaran Gagap Internasional.

Hari ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kondisi gagap dan menghapus stigma yang sering melekat pada penyandangnya.

Peringatan ini biasanya diisi dengan kampanye edukatif, seminar, hingga kegiatan sosial untuk membangun lingkungan yang lebih inklusif bagi penderita gagap agar lebih percaya diri dalam berkomunikasi.

Baca Juga: Jelang Hari Santri, Wapres Gibran Hadirkan Pelajaran Kebangsaan untuk Santri

Hari Kesehatan Paru-paru (Lung Health Day)

Hari Kesehatan Paru-paru juga jatuh pada 22 Oktober. Tujuannya adalah untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan paru dengan pola hidup sehat dan menjauhi asap rokok maupun polusi udara.

Lembaga kesehatan dunia biasanya mengadakan kampanye berhenti merokok, penyuluhan kesehatan pernapasan, serta pemeriksaan paru gratis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Hari Asisten Medis (Medical Assistant Day)

Tanggal 22 Oktober juga menjadi Hari Asisten Medis Internasional yang didedikasikan bagi tenaga medis pendukung seperti asisten dokter dan perawat.

Mereka berperan penting dalam pelayanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan pasien hingga administrasi medis.

Hari ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Hari Penghargaan Bekas Luka (Scar Appreciation Day)

Menariknya, tanggal 22 Oktober juga diperingati sebagai Hari Penghargaan Bekas Luka.

Tujuannya adalah untuk menumbuhkan penerimaan diri dan mengubah cara pandang terhadap bekas luka, baik fisik maupun emosional.

Kampanye ini banyak didukung oleh komunitas kesehatan mental yang menekankan bahwa setiap bekas luka memiliki cerita perjuangan dan kekuatan di baliknya.

Baca Juga: Susunan Acara Upacara Hari Santri Nasional 2025 Resmi dari Kementerian Agama

Hari Caps Lock Internasional (Caps Lock Day)

Terakhir, 22 Oktober juga dikenal sebagai Caps Lock Day, sebuah hari yang lahir dari humor di kalangan pengguna komputer.

Peringatan ini digunakan untuk menyoroti kebiasaan mengetik dengan huruf kapital berlebihan.

Meski berawal dari lelucon, peringatan ini kini dianggap sebagai simbol pentingnya etika komunikasi digital dan penggunaan bahasa yang sopan di dunia maya.

Itulah jawaban dari pertanyaan “22 Oktober memperingati hari apa?” Tanggal ini bukan hanya tentang Hari Santri Nasional, tetapi juga dipenuhi dengan berbagai peringatan dunia yang memiliki pesan moral dan sosial yang kuat.

Semangat Hari Santri menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meneladani perjuangan para ulama dan santri dalam menjaga kemerdekaan serta membangun bangsa yang beradab.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.