Akurat

NU Puasa Ramadhan 2025 Kapan? Ini Cara NU Menentukan Awal Bulan Puasa

Fajar Rizky Ramadhan | 21 Februari 2025, 06:16 WIB
NU Puasa Ramadhan 2025 Kapan? Ini Cara NU Menentukan Awal Bulan Puasa

AKURAT.CO Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi Islam terbesar di Indonesia. Lantas NU puasa Ramadhan 2025 kapan?

Menjelang Ramadhan 2025, banyak umat Islam di Indonesia yang bertanya-tanya tentang kapan tepatnya awal puasa akan dimulai, khususnya menurut Nahdlatul Ulama (NU).

Sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU memiliki metode tersendiri dalam menentukan awal bulan Ramadhan yang telah diterapkan secara konsisten.

Metode Penentuan Awal Ramadhan oleh NU

NU mengedepankan metode rukyatul hilal dalam menetapkan awal bulan Qamariyah, termasuk Ramadhan.

Rukyatul hilal adalah proses mengamati hilal (bulan sabit) secara langsung setelah terbenamnya matahari pada tanggal 29 bulan Syaban.

Jika hilal terlihat, maka keesokan harinya ditetapkan sebagai awal Ramadhan. Namun, jika hilal tidak terlihat, bulan Syaban disempurnakan menjadi 30 hari (istikmal), dan hari berikutnya baru dianggap sebagai awal Ramadhan.

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2025 Kemenag: Panduan Lengkap untuk Seluruh Indonesia

Metode ini didasarkan pada hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

"Berpuasalah kalian karena melihat hilal, dan berbukalah (berhari rayalah) kalian karena melihat hilal. Jika hilal tertutup dari pandangan kalian, maka sempurnakanlah bilangan bulan Syaban menjadi tiga puluh hari."

Selain rukyat, NU juga memanfaatkan metode hisab sebagai alat bantu. Hisab adalah perhitungan astronomis yang digunakan untuk memperkirakan posisi hilal.

Meskipun hisab memberikan prediksi, keputusan final tetap bergantung pada hasil rukyatul hilal.

Dengan kata lain, hisab digunakan untuk mempersiapkan proses rukyat, namun penetapan resmi awal Ramadhan ditentukan melalui pengamatan langsung hilal.

Kapan Awal Ramadhan 2025 Menurut NU?

Hingga saat ini, NU belum mengeluarkan pengumuman resmi mengenai penetapan awal Ramadhan 2025.

Hal ini karena NU menunggu hasil rukyatul hilal yang akan dilaksanakan pada akhir bulan Syaban 1446 H.

Proses rukyat ini biasanya dilakukan serentak di berbagai titik pemantauan di Indonesia pada tanggal 29 Syaban.

Jika hilal terlihat pada hari tersebut, maka keesokan harinya akan ditetapkan sebagai 1 Ramadhan 1446 H.

Namun, jika hilal tidak terlihat, bulan Syaban akan disempurnakan menjadi 30 hari, dan awal Ramadhan jatuh pada hari berikutnya.

Sebagai informasi tambahan, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadhan 1446 H pada tanggal 28 Februari 2025.

Sidang ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan dari NU, untuk mencapai kesepakatan bersama mengenai penetapan awal puasa Ramadhan.

Baca Juga: Niat Puasa Qadha Ramadhan dalam Bahasa Arab, Latin dan Terjemahannya dan Paling Mudah Dihafal

Perlu diketahui bahwa perbedaan metode penetapan awal Ramadhan antara NU dan organisasi lain, seperti Muhammadiyah, dapat menyebabkan perbedaan tanggal dimulainya puasa.

Namun, perbedaan ini sebaiknya disikapi dengan bijak dan saling menghormati, mengingat masing-masing organisasi memiliki dasar dan metode yang diyakini.

Untuk mendapatkan informasi resmi mengenai penetapan awal Ramadhan 2025, disarankan agar umat Islam di Indonesia mengikuti pengumuman dari pemerintah dan NU setelah pelaksanaan sidang isbat dan rukyatul hilal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.