1. Menjaga Niat dan Menguatkan Iman
Segala sesuatu dimulai dengan niat. Memasuki bulan Muharram, umat Islam dianjurkan untuk memperbaharui niat dan menguatkan iman. Ingatkan diri sendiri tentang pentingnya bulan ini dan niatkan untuk melakukan kebaikan sebanyak mungkin. Menguatkan iman bisa dilakukan dengan memperbanyak membaca Al-Qur'an, berdzikir, dan mengingat kebesaran Allah.
Baca Juga: Uang Kuliah Mahal dan Politik Pendidikan Melanggar Konstitusi
2. Berpuasa Sunnah
Salah satu amalan utama yang dianjurkan pada bulan Muharram adalah berpuasa, khususnya pada hari Asyura (10 Muharram) dan Tasu’a (9 Muharram). Nabi Muhammad SAW bersabda, “Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram.” (HR. Muslim). Puasa pada hari Asyura diyakini dapat menghapus dosa setahun yang lalu.
3. Memperbanyak Sedekah
Sedekah adalah amalan yang sangat dianjurkan pada bulan Muharram. Dengan bersedekah, kita tidak hanya membantu sesama yang membutuhkan, tetapi juga membersihkan harta dan jiwa kita. Dalam kondisi apapun, usahakan untuk selalu berbagi kepada yang kurang mampu, karena ini adalah salah satu bentuk kepedulian dan ketaatan kepada Allah.
4. Meningkatkan Kualitas Ibadah
Mempersiapkan bulan Muharram juga berarti meningkatkan kualitas ibadah sehari-hari. Lakukan shalat dengan lebih khusyuk, perbanyak dzikir setelah shalat, dan jangan lewatkan shalat malam. Mengikuti majelis ilmu dan mendalami ajaran Islam juga sangat dianjurkan untuk menambah wawasan dan pemahaman keagamaan.
5. Meningkatkan Hubungan Sosial
Selain meningkatkan hubungan dengan Allah, bulan Muharram juga merupakan waktu yang baik untuk mempererat tali silaturahmi. Kunjungi keluarga, tetangga, dan teman-teman. Saling memaafkan dan memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang. Rasulullah SAW selalu menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama umat Islam.
Baca Juga: Berhati-hati Dalam Aksi Korporasi, Langkah BTN Dinilai Tepat
6. Memperbanyak Doa
Doa adalah senjata umat Islam. Pada bulan yang penuh berkah ini, perbanyaklah berdoa untuk kebaikan diri sendiri, keluarga, dan umat Islam secara keseluruhan. Doa yang tulus dan ikhlas sangat dianjurkan, karena Allah SWT sangat dekat dengan hamba-Nya yang berdoa.
7. Menghindari Perbuatan Maksiat
Bulan Muharram adalah waktu yang sangat mulia, sehingga sangat dianjurkan untuk menjauhi segala bentuk perbuatan maksiat. Hindari ghibah, fitnah, dan segala perbuatan yang dapat mendatangkan dosa. Jaga pandangan, pendengaran, dan lisan dari hal-hal yang tidak bermanfaat.
8. Mengingat Peristiwa Hijrah
Bulan Muharram juga mengingatkan kita pada peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah. Ambil hikmah dari peristiwa ini dengan merenungkan perjuangan Rasulullah dan para sahabat dalam menegakkan Islam. Semangat hijrah bisa diterapkan dalam kehidupan kita dengan selalu berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dan hijrah dari keburukan menuju kebaikan.
Kesimpulan
Bulan Muharram adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW, kita dapat memanfaatkan bulan ini dengan sebaik-baiknya. Persiapkan diri dengan niat yang tulus, tingkatkan ibadah, perbanyak amalan kebaikan, dan jaga hubungan baik dengan sesama. Semoga Allah SWT menerima semua amalan kita dan memberikan keberkahan di bulan yang suci ini.