Akurat

Ya'juj wa Ma'juj: Tanda Kiamat yang Dekat

Fajar Rizky Ramadhan | 14 April 2024, 16:00 WIB
Ya'juj wa Ma'juj: Tanda Kiamat yang Dekat

AKURAT.CO Ya'juj wa Ma'juj, atau dalam bahasa Inggris disebut Gog and Magog, adalah salah satu dari banyak tanda yang disebutkan dalam agama Islam yang menandakan dekatnya hari kiamat. Kisah mereka disebutkan dalam Al-Qur'an dan Hadis, serta juga dalam literatur-literatur agama lainnya.

Menurut Al-Qur'an, Ya'juj wa Ma'juj adalah dua suku bangsa yang sangat jahat dan destruktif. Mereka digambarkan sebagai bangsa yang memiliki kekuatan besar dan melakukan kejahatan di seluruh dunia. Allah memperingatkan umat manusia tentang kekuatan mereka dan meminta untuk bersiap-siap menghadapi kedatangan mereka.

Salah satu ayat yang menggambarkan kekuatan mereka adalah dalam Surah Al-Anbiya (21:96), di mana Allah berfirman:

"Sehingga tatkala Ya'juj dan Ma'juj dibuka, dan mereka berduyun-duyun turun dari setiap tempat yang tinggi..."

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Religi di Cirebon yang Cocok Dikunjungi saat Libur Lebaran

Kedatangan Ya'juj wa Ma'juj dikaitkan dengan masa dekatnya kiamat karena kemunculan mereka akan menandai akhir zaman. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Nabi Muhammad ﷺ, dikatakan bahwa mereka akan muncul di tengah-tengah kekacauan dan ketidakadilan di dunia.

Namun, meskipun mereka memiliki kekuatan besar, Allah akan mengirimkan tanda-tanda sebelum kedatangan mereka sebagai peringatan bagi umat manusia. Salah satu tanda tersebut adalah penurunan moralitas dan keadilan di masyarakat.

Kisah Ya'juj wa Ma'juj mengingatkan umat Islam untuk senantiasa berpegang pada nilai-nilai kebaikan, keadilan, dan ketakwaan. Meskipun masa depan tampak suram dengan kedatangan mereka, iman dan amal saleh adalah perlindungan terbesar bagi umat manusia.

Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk mengambil pelajaran dari kisah ini dan mempersiapkan diri secara rohani serta moral dalam menghadapi ujian dan cobaan yang akan datang. Dengan memperkuat iman dan amal saleh, kita dapat menghadapi apapun yang Allah tetapkan bagi umat-Nya dengan keteguhan dan keyakinan.

Dalam hadis-hadis yang diriwayatkan oleh Nabi Muhammad ﷺ, disebutkan bahwa Ya'juj wa Ma'juj akan muncul setelah beberapa tanda lain dari hari kiamat. Misalnya, penurunan iman, penyebaran keadilan, dan kebanyakan fitnah di dunia. Ketika kondisi semakin buruk dan ketidakadilan merajalela, kedatangan Ya'juj wa Ma'juj semakin dekat.

Baca Juga: Bagaimana Jika sedang Berpuasa Syawal Ditawari Makanan saat Silaturrahmi?

Penting untuk diingat bahwa meskipun kisah Ya'juj wa Ma'juj memberikan peringatan tentang kedatangan mereka, tidak ada yang tahu kapan hari kiamat akan tiba. Allah SWT adalah Yang Maha Mengetahui tentang semua yang terjadi di alam semesta ini. Oleh karena itu, sementara kita harus mempersiapkan diri secara rohani untuk menghadapi ujian-ujian yang akan datang, kita juga harus hidup dengan penuh keyakinan dan kebaikan di dunia ini.

Menyadari kedatangan Ya'juj wa Ma'juj harus memotivasi kita untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, meningkatkan amal ibadah, dan berusaha untuk menjaga nilai-nilai moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Kita juga harus berusaha untuk menyebarkan kebaikan dan keadilan di sekitar kita, serta menjauhi segala bentuk ketidakadilan dan kejahatan.

Dengan demikian, kisah Ya'juj wa Ma'juj bukan hanya merupakan peringatan tentang akhir zaman, tetapi juga menjadi panggilan bagi umat manusia untuk bertindak dan hidup sesuai dengan ajaran agama serta menjaga kebaikan di dunia ini. Dengan melakukan hal tersebut, kita dapat menjadikan dunia ini tempat yang lebih baik untuk semua makhluk Allah SWT dan meraih keberkahan di dunia dan di akhirat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.