Kisah Kemenangan Umat Muslim dalam Perang Badar, Salah Satu Peristiwa Besar di Bulan Ramadhan

AKURAT.CO Bulan Ramadhan tak hanya menjadi bulan diturunkannya Al-Qur’an untuk pertama kali. Di bulan yang suci ini juga terjadi berbagai peristiwa besar dalam sejarah agama Islam.
Perang Badar menjadi salah satu peristiwa besar yang terjadi pada bulan 17 Ramadhan tahun kedua Hijriyah, atau bertepatan dengan 17 Maret 624 Masehi. Perang ini menjadi pertempuran besar perdana kaum muslimin melawan kaum kafir Quraisy.
Ketika peperangan besar ini terjadi, terdapat ketimpangan antara jumlah tentara kaum muslimin dengan tentara kaum kafir Quraisy. Meskipun kalah jumlah, umat muslim rupanya tetap mampu memenangkan pertempuran besar tersebut. Berikut ini merupakan kisah kemenangan umat muslim dalam Perang Badar.
Latar Belakang Terjadinya Perang Badar
Dikutip dari website Majelis Ulama Indonesia (MUI), terdapat tiga hal yang melatarbelakangi pecahnya Perang Badar, yaitu:
Baca Juga: 20 Rekomendasi Nama Bayi yang Lahir di Bulan Ramadhan
- Pengusiran umat muslim dari wilayah Makkah. Dalam pengusiran ini, umat muslim juga tak jarang mendapatkan perlakuan buruk, seperti ditindas, dizalimi, hingga dirampas harta bendanya oleh kaum kafir Quraisy.
- Penindasan umat muslim oleh kaum kafir Quraisy tetap berlanjut meskipun mereka telah hijrah ke Madinah. Umat muslim yang berdagang juga dirampas barang dagangannya serta mengalami siksaan.
- Perang Badar menjadi sebuah pelajaran untuk Kaum Kafir Quraisy atas tindak tanduk mereka, salah satunya perbuatan keji terhadap umat muslim.
Kronologi Perang Badar
Pada pertempuran ini, umat muslim dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad SAW dengan melibatkan sebanyak 313 tentara muslim, 8 pedang, 6 baju perang, 70 ekor unta, serta dua ekor kuda.
Disamping itu, kaum kafir Quraisy memiliki tentara dan senjata yang jauh lebih banyak, yaitu 1000 orang pasukan, 600 persenjataan lengkap, 700 ekor unta, dan 300 ekor kuda. Meskipun demikian, umat muslim pada saat itu tentu saja tetap bersemangat dalam berjihad.
Dalam peperangan ini, umat muslim mengambil posisi yang dekat dengan sumber air. Tempat itu dipilih langsung oleh Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu bentuk strategi perang. Dalam hal ini, umat muslim memanfaatkan kondisi geografis dari kawasan Badar.
Disamping itu, Abu Sufyan rupanya telah mendengar kabar bahwa Nabi Muhammad SAW telah mengerahkan kaum muslimin untuk mengganggu perjalanan kafilah besar kaum kafir Quraisy yang dipimpinnya, saat mereka akan bertolak ke Makkah untuk pulang. Ia kemudian mengirim utusan ke Makkah untuk meminta bantuan.
Selanjutnya, kabilah-kabilah di Makkah segera mengirimkan bantuan yang totalnya seribu orang untuk menghadapi umat muslim. Pasukan kaum kafir Quraisy ini dipimpin oleh Abu Jahal.
Baca Juga: Siapa Ustadz Kholid Basalamah? Pendakwah yang Sebut Imsak Bukan Konsep Islam
Pertempuran besar ini sebetulnya berada di luar perkiraan umat muslim, sebab sejak awal Nabi Muhammad SAW hanya mengerahkan pasukan untuk melakukan penyergapan biasa. Oleh sebab itu pula, pasukan kaum muslimin hanya berjumlah 313 orang.
Peperangan berjalan dengan pasukan kaum muslimin yang terbagi menjadi dua barisan, yaitu Muhajirin dan Anshar. Mereka menyerang dari sisi utara melalui sepanjang jalan utama menuju Makkah di lembah Badar.
Saat itu, terjadi duel antara Hamzah bin Abdul Muthalib berhadapan dengan al-Aswad bin ‘Abdul-Asad al-Makhzumi dari Bani Makhzum. Hamzah pun berhasil mengalahkan Al-Aswad.
Lalu setelah lewat tengah hari, sebanyak 50 pemimpin pasukan kaum kafir Quraisy tewas terbunuh termasuk juga Abu Jahal. Sedangkan korban dari pihak kaum muslimin hanya berjumlah 14 orang.
Umat Muslim Memenangkan Pertempuran
Pada akhirnya, umat muslim mampu memenangkan pertempuran besar ini atas izin dari Allah SWT. Dalam surat Al-Anfal ayat 9 dikatakan bahwa Allah SWT telah mengutus 1000 malaikat untuk membantu pasukan kaum muslimin di medan perang.
اِذْ تَسْتَغِيْثُوْنَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ اَنِّيْ مُمِدُّكُمْ بِاَلْفٍ مِّنَ الْمَلٰۤىِٕكَةِ مُرْدِفِيْنَ
Artinya: “(Ingatlah) ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu Dia mengabulkan(-nya) bagimu (seraya berfirman), “Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu berupa seribu malaikat yang datang berturut-turut.””
Demikian kisah mengenai kemenangan umat muslim melawan kaum kafir Quraisy dalam Perang Badar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










