Akurat

7 Alasan Mengapa Setiap Umat Islam Diwajibkan Mencari Ilmu

Lufaefi | 2 September 2025, 07:30 WIB
7 Alasan Mengapa Setiap Umat Islam Diwajibkan Mencari Ilmu

AKURAT.CO Dalam ajaran Islam, menuntut ilmu bukan sekadar anjuran, melainkan kewajiban. Nabi Muhammad saw. menegaskan dalam sebuah hadis:

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

“Mencari ilmu itu wajib bagi setiap Muslim.” (HR. Ibnu Majah)

Hadis ini menjadi fondasi penting yang menunjukkan betapa Islam memandang ilmu sebagai kebutuhan pokok dalam kehidupan seorang Muslim. Berikut tujuh alasan mengapa setiap umat Islam diwajibkan mencari ilmu.

Pertama, ilmu adalah jalan menuju pemahaman agama. Tanpa ilmu, seorang Muslim tidak mungkin memahami Al-Qur’an, hadis, dan ajaran-ajaran syariat. Allah berfirman:

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ

“Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Allah.” (QS. Muhammad: 19)

Ayat ini menunjukkan bahwa iman harus dilandasi pengetahuan, bukan sekadar keyakinan buta.

Kedua, ilmu menjadi pembeda antara kebenaran dan kebodohan. Orang berilmu dapat memilah mana yang hak dan batil. Allah menegaskan:

قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ

“Katakanlah, apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (QS. Az-Zumar: 9)

Ketiga, ilmu adalah cahaya yang menuntun kehidupan. Tanpa ilmu, manusia berjalan dalam kegelapan dan mudah tersesat oleh hawa nafsu atau bisikan setan. Ilmu ibarat pelita yang menerangi jalan ketaatan.

Baca Juga: Ini Arti Telinga Kiri Berdenging Menurut Islam

Keempat, ilmu melahirkan amal yang benar. Ibadah yang dilakukan tanpa ilmu rawan salah arah. Dengan bekal ilmu, seorang Muslim dapat beribadah sesuai tuntunan Rasulullah saw., sehingga amalnya diterima oleh Allah.

Kelima, ilmu menjadi benteng dari kesesatan. Banyak aliran menyimpang dan praktik keagamaan yang keliru muncul karena minimnya pemahaman. Dengan menuntut ilmu, seorang Muslim memiliki kemampuan kritis dan tidak mudah terjebak dalam kebid’ahan.

Keenam, ilmu meninggikan derajat manusia. Allah berfirman:

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS. Al-Mujadilah: 11)

Ayat ini menunjukkan bahwa ilmu bukan hanya memberi manfaat dunia, tetapi juga meninggikan derajat di sisi Allah.

Ketujuh, ilmu adalah bekal untuk membangun peradaban. Sejarah Islam membuktikan bahwa kejayaan umat terwujud ketika ilmu pengetahuan dijunjung tinggi. Dari Baghdad hingga Andalusia, peradaban Islam berkembang pesat berkat tradisi keilmuan yang kokoh.

Baca Juga: Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 1 September 2025

Kesimpulannya, mencari ilmu merupakan kewajiban yang melekat pada setiap Muslim karena ilmu adalah pintu iman, cahaya kehidupan, penopang amal, serta fondasi peradaban.

Dengan ilmu, seorang Muslim tidak hanya memperbaiki dirinya, tetapi juga mampu memberi manfaat bagi masyarakat dan umat manusia secara luas.

Wallahu A'lam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.