Akurat

8 Ayat Al-Qur'an Mengenai Isra Mi’raj, Bukti Kisah yang Abadi dalam Kitab Suci

Hadits Abdillah | 7 Februari 2024, 12:37 WIB
8 Ayat Al-Qur'an Mengenai Isra Mi’raj, Bukti Kisah yang Abadi dalam Kitab Suci

AKURAT.CO Isra mi’raj merupakan salah satu peristiwa besar dan sangat istimewah bagi umat muslim. Peringatannya jatuh pada setiap tanggal 27 Rajab tahun hijriyah, atau jika dilihat melalui penanggalan masehi maka isra mi’raj pada tahun ini jatuh pada tanggal 8 Februari 2024.

Isra mi’raj menjadi salah satu peristiwa yang diabadikan dalam Al-Qur’an melalui delapan ayat yang terdapat pada dua surat yang berbeda, sehingga kebenaran mengenai terjadinya peristiwa ini tidak dapat dibantah kebenarannya.

Berikut ini merupakan ayat-ayat Al-Qur’an yang merangkum peristiwa isra mi’raj Nabi Muhammad SAW.

1. Surat Al-Isra Ayat Pertama

سُبْحَٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ

Artinya: “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Baca Juga: Kisah Diperintahnya Shalat kepada Nabi Muhammad SAW saat Isra Mi'raj

2. Surat An-Najm Ayat 12-18

Ayat 12:

اَفَتُمٰرُوۡنَهٗ عَلٰى مَا يَرٰى‏

Artinya: “Maka apakah kaum (musyrik Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang telah dilihatnya?”

Ayat 13:

وَلَقَدْ رَءَاهُ نَزْلَةً أُخْرَىٰ

Artinya: “Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,”

Ayat 14:

عِندَ سِدْرَةِ ٱلْمُنتَهَىٰ

Artinya“(yaitu) di Sidratul Muntaha.”

Ayat 15:

عِندَهَا جَنَّةُ ٱلْمَأْوَىٰٓ

Artinya: “Di dekatnya ada surga tempat tinggal,”

Ayat 16:

إِذْ يَغْشَى ٱلسِّدْرَةَ مَا يَغْشَىٰ

Artinya: “(Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya.”

Ayat 17:

مَا زَاغَ ٱلْبَصَرُ وَمَا طَغَىٰ

Artinya: “Penglihatannya (muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya.”

Baca Juga: Viral Dugaan Raffi Ahmad Tersangkut Kasus Pencucian Uang, Bolehkah Berprasangka Buruk Pada Orang Lain dalam Islam?

Ayat 18:

لَقَدْ رَأَىٰ مِنْ ءَايَٰتِ رَبِّهِ ٱلْكُبْرَىٰٓ

Artinya: “Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.”

Demikian ayat-ayat yang menjelaskan tentang isra mi’raj Nabi Muhammad SAW. Ayat-ayat ini menjadi bukti dari suatu peristiwa besar yang hendaknya kita imani serta menjadikannya sebagai inspirasi dalam memperkuat ketaqwaan serta ketaatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Lufaefi
Editor
Lufaefi