Akurat

Quraish Shihab Menjawab Tuduhan Bid'ah Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW

Lufaefi | 25 September 2023, 11:15 WIB
Quraish Shihab Menjawab Tuduhan Bid'ah Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW

AKURAT.CO, Sebagian orang menilai bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah sesuatu yang dilarang oleh agama Islam. Alasan yang selalu diutarakan karena Nabi Muhammad tidak pernah melakukan perayaan kelahirannya. Sehingga Maulid nabi perlu ditinggalkan.

Anggapan di atas sah-sah saja. Namun sejatinya anggapan di atas tidaklah benar. Cara berfikir yang menyimpulkan bahwa maulid nabi bid'ah adalah cara berfikir yang sempit, tidak memperhatikan dalil-dalil agama secara benar.

Dikutip dari NU Online, menjawab demikian, Quraish Shihab pakar tafsir Al-Qur’an asal Indonesia itu menegaskan bahwa memang ada pendapat yang mengatakan bid’ahnya maulid, di samping ada pendapat yang membolehkannya. Menurut Shihab, maulid bukan ibadah murni, sebab nabi tidak menganjurkannya dalam ibadah murni.

Baca Juga: Ini Kata Quraish Shihab soal Perbedaan Maulid dan Maulud

Namun, lanjut Prof Quraish, merayakan maulid Nabi meskipun bukan ibadah murni tetapi tetap mendapatkan pahala, sebab  kita sudah berusaha memperkenalkan nabi dan mensyi’arkannya. Sementara, kata Shihab, mengenal adalah salah satu langkah agar kita bisa mencintai.

“Mengenal nabi Muhammad tentu akan mendapatkan pahala. Jangankan mengenallkan nabi, maaf-maaf, hubungan suami istri saja mendapatkan pahala.” Tegas Quraish.

Quraish juga menegaskan bahwa Nabi Muhammad juga mensyukuri hari kelahirannya dengan cara berpuasa pada setiap hari Senin.

Dalam Shahih Muslim ditanya Nabi ‘kenapa Nabi berpuasa pada hari Senin?’ Beliau menjawab ‘itulah dimana hari aku lahir.’

Baca Juga: Video Viral Debat Menyejukkan Quraish Shihab dan Habib Ali al-Jufri

Quraish juga menambahkan bahwa maulid Nabi dengan cara yang meriah sudah dimeriahkan sejak zaman Dinasti Abbasiyah, khususnya pada masa kekhalifahan Al-Hakim Billah. Beliau merayakan maulid Nabi dengan permaisurinya, anak-anak puterinya, memakai pakaian yang indah, dan lainnya.” pungkas Quriaish.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
Lufaefi
Editor
Lufaefi