Sering Menguap Bukan karena Ngantuk? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

AKURAT.CO Menguap sering dianggap tanda klasik mengantuk atau bosan. Namun, faktanya sering menguap tidak selalu berarti kurang tidur.
Aktivitas ini bisa terjadi saat seseorang merasa sudah cukup istirahat, dan terkadang sebagai sinyal kondisi tubuh yang lebih kompleks.
Pentingnya untuk memahami penyebab yang tepat agar tidak mengabaikan gejala yang berpotensi serius.
Menguap merupakan refleks tubuh yang terjadi secara otomatis saat membuka mulut dan menarik napas dalam.
Menguap biasanya terjadi saat:
● Merasa kantuk atau lelah
● Merasa bosan
● Melihat orang lain menguap
● Berpindah dari kondisi rasa kantuk ke terjaga
Penyebab Sering Menguap
1. Bukan karena kantuk
Menguap terkadang terjadi saat kita merasa cuek atau bosan sehingga otak mengaktifkan refleks menguap meskipun tidak mengantuk.
2. Gangguan tidur tersembunyi
Walaupun durasi tidur cukup, tetapi kualitas tidur yang buruk bisa membuat otak tidak benar-benar "segar" sehingga tubuh terus memberi sinyal melalui refleks menguap.
3. Stres dan kelelahan mental
Stres kronis atau kecemasan bisa membuat tubuh merespons dengan sering menguap, bahkan tanpa rasa kantuk.
4. Efek obat
Beberapa jenis obat, terutama yang berpengaruh pada sistem saraf terkadang menyebabkan meningkatnya frekuensi menguap.
5. Kondisi medis lainnya
Sering menguap tanpa alasan bisa disebabkan oleh anemia, gangguan saraf di otak, gangguan sistem saraf otonom, tekanan refleks vagus, atau penyakit kronis tertentu.
Kapan Durasi Menguap yang Perlu Diperhatikan?
1. Menguap berlebihan tanpa alasan jelas.
2. Menguap disertai pusing, kelemahan, atau sulit berkonsentrasi.
3. Mengintervensi aktivitas sehari-hari.
4. Terjadi bersama gangguan tidur atau rasa tidak segar setelah tidur pulas.
Tips Mengurangi Menguap
1. Tidur cukup dan berkualitas.
2. Atur pola hidup sehat.
3. Kelola stres dengan olahraga atau relaksasi.
4. Hidrasi yang cukup dan pola makan teratur.
Menguap itu normal, terutama ketika lelah atau bosan. Namun jika terlalu sering menguap, itu bisa menjadi sinyal tubuh sedang menyesuaikan diri atau merespons kondisi tertentu. Pentingnya untuk menjaga pola tidur, level stres, dan respon tubuh secara keseluruhan. Jika berlangsung lama, segera konsultasi ke dokter.
Laporan: Marina Yeremin Sindika Sari/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









