Kurang Tidur Terbukti Mengubah Cara Otak Mengambil Keputusan

AKURAT.CO Kurang tidur sering dianggap masalah sepele yang hanya berdampak pada rasa lelah dan mengantuk. Namun riset ilmiah menunjukkan bahwa dampaknya jauh lebih serius. Kekurangan waktu tidur terbukti memengaruhi cara otak manusia mengambil keputusan, menilai risiko, dan mengendalikan emosi.
Mengutip berbagai sumber, dalam kondisi kurang tidur, aktivitas di bagian otak yang berperan dalam pengambilan keputusan rasional, khususnya prefrontal cortex, mengalami penurunan.
Di saat yang sama, area otak yang berkaitan dengan emosi dan impuls justru menjadi lebih dominan. Akibatnya, seseorang cenderung mengambil keputusan secara tergesa-gesa dan kurang mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang.
Sejumlah penelitian juga menemukan bahwa kurang tidur meningkatkan kecenderungan mengambil risiko, baik dalam konteks pekerjaan, keuangan, maupun keselamatan berkendara. Hal ini menjelaskan mengapa kelelahan menjadi salah satu faktor utama kecelakaan lalu lintas dan kesalahan fatal di tempat kerja.
Dampak kurang tidur tidak selalu terasa secara langsung. Banyak orang merasa “terbiasa” dengan tidur singkat, padahal secara biologis otak tetap mengalami penurunan fungsi. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan mental, daya ingat, serta kemampuan berpikir kritis.
Para ahli kesehatan menekankan bahwa tidur bukan sekadar waktu istirahat pasif. Saat tidur, otak melakukan proses pemulihan, konsolidasi memori, dan pembersihan zat sisa metabolisme. Mengabaikan kebutuhan tidur berarti mengganggu sistem alami tubuh.
Dengan tuntutan hidup modern yang semakin cepat, tidur sering menjadi hal pertama yang dikorbankan. Padahal, menjaga kualitas dan durasi tidur merupakan salah satu fondasi utama agar otak dapat bekerja optimal dalam mengambil keputusan sehari-hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan





