Akurat

Jangan Sepelekan! Kebiasaan Kecil Bikin Kadar Gula Numpuk Tanpa Sadar

Ratu Tiara | 7 Desember 2025, 15:39 WIB
Jangan Sepelekan! Kebiasaan Kecil Bikin Kadar Gula Numpuk Tanpa Sadar
 
AKURAT.CO Banyak orang mengira kadar gula darah tinggi hanya disebabkan oleh makanan manis. Padahal, ada banyak kebiasaan kecil sehari-hari yang tanpa disadari bisa membuat gula menumpuk di dalam tubuh.
 
Jika dibiarkan terus-menerus, hal ini bisa meningkatkan risiko diabetes dan masalah metabolik lainnya.
 
 
Berikut beberapa kebiasaan yang perlu kamu waspadai:

1. Sering Melewatkan Sarapan

Tidak sarapan membuat kadar gula darah tidak stabil sepanjang hari.
 
Tubuh jadi lebih mudah lapar dan cenderung mengonsumsi makanan tinggi gula atau karbohidrat saat makan berikutnya.

2. Terlalu Sering Minum Kopi Manis atau Minuman Kemasan

Gula tambahan dalam kopi susu kekinian, teh botol, dan minuman bersoda bisa menambah asupan gula harian tanpa kamu sadari. Satu gelas saja bisa mengandung hingga 30 gram gula!

3. Kurang Tidur dan Stres

Kurang tidur dan stres kronis membuat hormon kortisol meningkat, yang dapat mengganggu metabolisme dan menyebabkan penumpukan gula di darah.

4. Jarang Bergerak atau Olahraga

Gaya hidup sedentari membuat tubuh sulit membakar glukosa menjadi energi. Akibatnya, kadar gula darah tetap tinggi meski kamu tidak makan banyak.

5. Sering Ngemil di Malam Hari

Mengonsumsi makanan tinggi gula atau karbohidrat sebelum tidur membuat tubuh tidak punya waktu cukup untuk memproses gula, sehingga menumpuk dalam darah.
 

6. Tidak Membaca Label Makanan

Banyak produk “sehat” seperti granola, yoghurt, atau sereal ternyata mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi.
 
Biasakan membaca label sebelum membeli.
 
Mengubah kebiasaan kecil ini bisa memberi dampak besar bagi kesehatanmu.
 
Mulailah dengan mengurangi gula tambahan, tidur cukup, dan rutin bergerak setiap hari agar kadar gula darah tetap stabil.
 
Dinda NS (Magang) 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R