Akurat

Apakah Puasa Bisa Bantu Mengontrol Kadar Gula

Ratu Tiara | 8 Desember 2025, 15:47 WIB
Apakah Puasa Bisa Bantu Mengontrol Kadar Gula

AKURAT.CO Puasa bisa memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh.

Saat seseorang menjalankan puasa, terutama dalam jangka waktu panjang tanpa makanan, tubuh kehilangan pasokan energi dari makanan yang biasanya diolah menjadi glukosa. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan kadar gula darah baik menurun ke tingkat yang berbahaya maupun mengalami lonjakan saat berbuka. 

Pada individu dengan kondisi normal (tidak mengidap diabetes), penurunan kadar gula darah selama puasa umumnya tidak berbahaya karena tubuh masih mampu melakukan kompensasi.

Namun, bagi penderita diabetes yang mengalami gangguan regulasi glukosa atau menggunakan insulin/obat penurun gula darah, kondisi ini bisa berisiko.

Tanpa asupan makanan yang cukup, mereka berisiko mengalami hipoglikemia (kadar gula darah terlalu rendah) yang dapat menyebabkan gemetar, pingsan, atau kondisi serius lainnya. 

Baca Juga: Mengintip Manfaat Isomaltulosa Terhadap Lonjakan Drastis Kadar Gula Diabetisi

Sebaliknya, saat berbuka puasa, ada kecenderungan untuk mengonsumsi makanan secara berlebih atau makanan tinggi karbohidrat cepat cerna. Hal ini bisa memicu hiperglikemia (kadar gula darah terlalu tinggi), terutama jika tubuh tidak diimbangi dengan aktivitas fisik atau penyesuaian obat. 

Oleh karena itu, bagi penderita diabetes yang hendak berpuasa, sangat penting menjalani konsultasi dengan tenaga medis terlebih dahulu untuk mengetahui apakah kondisi mereka memungkinkan puasa dengan aman.

Faktor seperti kontrol gula darah yang stabil, tidak memiliki komplikasi berat dan pengaturan obat yang tepat sangat menentukan. 

Baca Juga: 46,9 Juta Orang Sudah Daftar Program CKG, Diabetes hingga Hipertensi Paling Banyak Ditemui

Dengan pendekatan yang tepat yakni sahur dan buka yang seimbang, memilih makanan dengan indeks glikemik rendah, pengawasan kadar gula darah secara rutin, serta aktivitas fisik ringan, maka puasa justru bisa menjadi kesempatan untuk memperbaiki pola makan dan kontrol gula darah. Namun, tanpa persiapan dan pengaturan yang baik, puasa tetap membawa risiko bagi yang berisiko tinggi.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R