Cara Menghilangkan Jamur di Dinding Rumah Saat Musim Hujan

AKURAT.CO Musim hujan sering menyebabkan dinding rumah menjadi lembap dan memicu munculnya jamur.
Jamur di dinding rumah tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan, terutama pernapasan.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menghilangkan jamur di dinding rumah saat musim hujan secara tepat dan efektif.
Baca Juga: Relief Kuil Zeus Romawi Kuno Ditemukan di Dinding Rumah Warga di Turki
Penyebab Jamur di Dinding Rumah
Jamur mudah tumbuh saat musim hujan karena meningkatnya kelembapan udara, terutama pada area dengan ventilasi buruk seperti kamar mandi dan dinding eksterior.
Kelembapan akibat kebocoran atap, kondensasi, serta kurangnya sirkulasi udara mempercepat perkembangan spora jamur.
Selain merusak tampilan dinding, keberadaan jamur juga berisiko bagi kesehatan, seperti memicu alergi dan gangguan pernapasan.
Cara Menghilangkan Jamur di Dinding Rumah
Berikut beberapa cara efektif menghilangkan jamur di dinding rumah saat musim hujan:
Membersihkan dengan Cuka atau Air Lemon
Campurkan cuka putih atau air lemon dengan air, lalu semprotkan ke area berjamur.
Diamkan 10–15 menit, kemudian gosok dengan sikat dan lap hingga bersih. Bahan ini bersifat alami dan efektif membunuh jamur.
Menggunakan Baking Soda
Larutkan satu sendok makan baking soda ke dalam air. Semprotkan ke dinding berjamur dan gosok perlahan.
Baking soda membantu menghilangkan jamur sekaligus mengurangi bau lembap.
Memakai Cairan Pemutih (Bleaching)
Untuk jamur membandel, gunakan larutan pemutih dengan perbandingan 1:10 (pemutih dan air). Gunakan sarung tangan dan masker saat membersihkan untuk menghindari iritasi.
Mengeringkan Area Dinding
Setelah dibersihkan, pastikan dinding benar-benar kering. Gunakan kipas angin, dehumidifier, atau buka jendela agar kelembapan berkurang.
Baca Juga: Cara Mudah Bersihkan Dispenser Air agar Bebas Jamur, Cukup Pakai Bahan-bahan di Dapur
Cara Mencegah Jamur di Dinding Rumah Agar Tidak Muncul Kembali
Pastikan ventilasi baik
Buka jendela setiap pagi selama ±30 menit agar udara lembap keluar. Pasang exhaust fan di kamar mandi dan dapur untuk membantu sirkulasi udara tetap optimal.
Perbaiki kebocoran sejak dini
Tutup retakan dinding menggunakan semen atau sealant anti-air. Bersihkan talang air hujan secara rutin, minimal dua minggu sekali, agar air tidak merembes ke dinding.
Gunakan cat anti-jamur
Pilih cat berbahan silikon atau akrilik dengan formula anti-lembap. Aplikasikan dua lapis setelah dinding benar-benar kering untuk perlindungan maksimal.
Atur posisi furnitur
Hindari menempelkan furnitur langsung ke dinding. Beri jarak sekitar 5–10 cm agar udara tetap mengalir dan dinding tidak lembap.
Lakukan pembersihan rutin
Lap dinding yang lembap setiap minggu menggunakan kain microfiber kering, terutama di area rawan seperti sudut ruangan dan plafon.
Dampak Jamur di Dinding bagi Kesehatan
Jamur di dinding dapat memicu berbagai masalah kesehatan, seperti:
1. Alergi dan iritasi kulit
2. Gangguan pernapasan
3. Batuk dan pilek berkepanjangan
4. Memperburuk asma
Karena itu, menghilangkan jamur di dinding rumah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga kesehatan keluarga.
Cara menghilangkan jamur di dinding rumah saat musim hujan dapat dilakukan dengan bahan sederhana seperti cuka, baking soda, atau pemutih.
Namun, pencegahan tetap menjadi langkah terbaik agar jamur tidak tumbuh kembali.
Dengan menjaga sirkulasi udara, mengurangi kelembapan, dan melakukan perawatan rutin, rumah akan tetap sehat, bersih, dan nyaman meski di musim hujan.
Vidhia Ramadhanti (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









