Akurat

10 Cara Ampuh Menurunkan Berat Badan dengan Cepat dan Alami

Idham Nur Indrajaya | 17 Desember 2025, 12:50 WIB
10 Cara Ampuh Menurunkan Berat Badan dengan Cepat dan Alami

AKURAT.CO Menurunkan berat badan bukan sekadar soal penampilan, tapi juga kesehatan. Banyak orang mencari cara cepat untuk memangkas timbunan lemak tanpa menyadari bahwa perencanaan dan disiplin adalah kunci utama. Naik turunnya berat badan dipengaruhi oleh jumlah kalori yang masuk versus kalori yang dibakar tubuh. Jika asupan kalori berlebih tidak diimbangi aktivitas fisik, tubuh akan menyimpan energi berlebih sebagai lemak, memicu kenaikan berat badan. Lalu, bagaimana cara menurunkannya secara cepat, sehat, dan alami? Berikut panduan lengkapnya.


Menetapkan Target Berat Badan yang Realistis

Langkah pertama yang sering terlewat adalah menentukan target berat badan. Jangan memaksakan diri menurunkan terlalu banyak dalam waktu singkat. Idealnya, penurunan dilakukan secara bertahap, sekitar 0,5–1 kg per minggu atau 2–4 kg per bulan. Cara ini lebih aman, menjaga metabolisme tetap stabil, dan mencegah masalah kesehatan seperti malnutrisi, diare, atau konstipasi. Menetapkan target juga membantu menjaga motivasi tetap tinggi karena kemajuan bisa diukur secara nyata.


Pola Makan Teratur dan Seimbang

Menerapkan jadwal makan yang konsisten menjadi fondasi penting. Makan tiga kali sehari — pagi, siang, dan malam — dapat membantu mengontrol nafsu makan. Untuk camilan, pilih yang sehat seperti buah, kacang, atau yoghurt rendah lemak. Hindari makanan cepat saji atau camilan tinggi gula yang justru menambah kalori tanpa nutrisi.

Selain itu, fokuslah pada karbohidrat kompleks, protein, dan serat. Karbohidrat kompleks dari nasi merah, roti gandum, atau pisang memberikan energi lebih stabil dan membuat kenyang lebih lama. Protein dari telur, ikan, ayam tanpa lemak, atau kacang-kacangan juga membantu menekan rasa lapar berlebihan.


Perbanyak Asupan Buah, Sayur, dan Serat

Buah dan sayuran kaya vitamin, mineral, dan serat, namun rendah kalori. Mengonsumsi keduanya secara rutin dapat mempercepat proses penurunan berat badan. Serat membantu memperlambat pencernaan, sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama, mencegah konsumsi kalori berlebihan. Contohnya, sayur hijau, brokoli, wortel, apel, dan pir.

Selain itu, kacang-kacangan dan biji-bijian juga kaya serat dan protein, sehingga cocok untuk camilan sehat yang membuat kenyang tanpa menambah berat badan.


Kontrol Asupan Gula dan Minuman Manis

Minuman manis adalah salah satu penyebab kenaikan berat badan paling cepat karena tinggi kalori dan gula sederhana. Jika ingin minuman manis, pilih gula alami atau stevia, atau konsumsi jus buah tanpa tambahan gula. Mengurangi gula tidak hanya menurunkan berat badan, tetapi juga menyehatkan jantung dan mengontrol kadar insulin dalam darah.


Minum Air Putih Secara Cukup

Air putih membantu menekan nafsu makan dan mendukung metabolisme. Minum segelas air sebelum makan dapat membuat perut terasa kenyang lebih cepat, sehingga kalori yang masuk lebih sedikit. Selain itu, terkadang tubuh salah menafsirkan rasa haus sebagai lapar. Konsumsi air yang cukup juga meningkatkan pembakaran lemak dan menjaga fungsi organ tetap optimal.


Tidur yang Berkualitas

Kurang tidur bisa menghambat metabolisme dan meningkatkan hormon ghrelin yang memicu rasa lapar. Disarankan tidur 7–9 jam setiap malam agar tubuh lebih bugar, energi terjaga, dan berat badan lebih mudah dikontrol. Orang yang cukup tidur juga cenderung lebih aktif berolahraga dan lebih konsisten dengan pola makan sehat.


Olahraga Rutin: Bakar Kalori dengan Aktif

Olahraga tetap menjadi cara paling efektif untuk menurunkan berat badan secara alami. Pilih aktivitas yang disukai agar lebih konsisten, seperti lari pagi, bersepeda, berenang, atau latihan beban. Olahraga meningkatkan metabolisme, membakar kalori, dan membantu membentuk otot sehingga berat badan turun lebih efektif.

Bagi pemula, mulailah dari intensitas ringan sampai sedang, misalnya berjalan cepat 30 menit per hari. Jika memiliki kondisi medis tertentu, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter untuk mengetahui jenis olahraga yang aman.


Mengelola Stres untuk Mencegah Emotional Eating

Stres memicu hormon kortisol yang meningkatkan nafsu makan, khususnya makanan manis atau berlemak. Untuk mencegah makan berlebihan saat stres, lakukan teknik relaksasi seperti yoga, meditasi, atau mendengarkan musik. Aktivitas fisik ringan atau jalan-jalan juga efektif meredakan stres tanpa menambah kalori.


Strategi Lain untuk Penurunan Berat Badan

Selain pola makan, olahraga, dan manajemen stres, beberapa metode lain dapat mendukung proses penurunan berat badan:

  • Puasa intermittent (intermittent fasting): Puasa selama 16 jam dan makan dalam jendela 8 jam, efektif menurunkan berat badan jika dilakukan konsisten.

  • Konsumsi probiotik: Menjaga keseimbangan bakteri baik dalam usus, mendukung metabolisme dan pembakaran lemak.

  • Makan lebih lambat: Memberi waktu bagi tubuh untuk menerima sinyal kenyang, mencegah makan berlebihan.

  • Tidak melewatkan sarapan: Sarapan protein tinggi membuat kenyang lebih lama dan menstabilkan energi sepanjang hari.

  • Teh hijau: Mengandung antioksidan yang membantu meningkatkan pembakaran lemak.


Menu Makanan Sehat yang Bisa Dikonsumsi

Untuk mendukung penurunan berat badan, pilih makanan rendah lemak, tinggi protein, dan kaya nutrisi:

  • Dada ayam: Rendah lemak, tinggi protein, mudah diolah.

  • Telur: Sumber protein lengkap, rendah kalori.

  • Daging sapi tanpa lemak: Dikukus atau dipanggang, kaya zat gizi.

  • Kentang rebus/kukus: Mengandung kalium dan vitamin, membantu tekanan darah stabil.

  • Kacang-kacangan: Tinggi serat dan protein, membuat kenyang lebih lama.


Menurunkan berat badan memang membutuhkan disiplin dan perencanaan yang tepat. Kunci keberhasilan bukan hanya jumlah kalori, tapi konsistensi dalam pola makan, olahraga, tidur, dan manajemen stres. Dengan strategi yang tepat, tubuh lebih sehat, bugar, dan berat badan pun ideal.

Kalau kamu tertarik dengan tips diet dan gaya hidup sehat terbaru, pantau terus update selanjutnya di AKURAT.CO.

Baca Juga: 13 Rekomendasi Susu Rendah Lemak Cocok untuk Diet, Pilihan Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan

Baca Juga: 7 Olahraga Tanpa Alat yang Paling Efektif untuk Turunkan Berat Badan

FAQ

1. Bagaimana cara menurunkan berat badan dengan cepat dan aman?
Untuk menurunkan berat badan dengan cepat namun tetap aman, fokus pada defisit kalori, pola makan sehat, olahraga rutin, tidur cukup, dan manajemen stres. Tetapkan target penurunan berat badan secara bertahap, misalnya 0,5–1 kg per minggu, agar tubuh tetap sehat dan metabolisme stabil.

2. Apa makanan terbaik untuk mendukung penurunan berat badan?
Makanan tinggi protein, rendah lemak, dan kaya serat sangat efektif. Contohnya dada ayam, telur, daging sapi tanpa lemak, kentang rebus atau kukus, kacang-kacangan, serta sayuran dan buah-buahan. Hindari makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan.

3. Apakah olahraga wajib untuk menurunkan berat badan?
Ya, olahraga sangat membantu membakar kalori, meningkatkan metabolisme, dan membentuk otot. Aktivitas ringan hingga sedang seperti berjalan cepat, bersepeda, berenang, atau latihan beban bisa dilakukan rutin. Namun, jika memiliki kondisi medis tertentu, konsultasikan ke dokter terlebih dahulu.

4. Bagaimana peran tidur dalam menurunkan berat badan?
Tidur cukup (7–9 jam per malam) penting untuk menjaga hormon pengatur nafsu makan, yaitu leptin dan ghrelin. Kurang tidur meningkatkan rasa lapar, memperlambat metabolisme, dan membuat tubuh menyimpan lebih banyak lemak.

5. Apa itu puasa intermittent dan apakah efektif untuk diet?
Puasa intermittent atau intermittent fasting adalah metode makan dengan waktu terbatas, misalnya berpuasa 16 jam dan makan dalam jendela 8 jam. Cara ini efektif membantu defisit kalori dan menurunkan berat badan jika dilakukan secara konsisten.

6. Mengapa minum air putih penting saat diet?
Air putih membantu menekan nafsu makan, meningkatkan metabolisme, dan mendukung proses pembakaran lemak. Minum segelas air sebelum makan dapat membuat perut lebih cepat kenyang sehingga kalori yang masuk berkurang.

7. Apakah mengelola stres bisa mempengaruhi berat badan?
Ya, stres meningkatkan hormon kortisol yang memicu makan berlebihan, terutama makanan manis atau berlemak. Teknik relaksasi seperti yoga, meditasi, atau mendengarkan musik dapat membantu mengurangi emotional eating.

8. Bagaimana cara mengatur pola makan agar tidak makan berlebihan?
Makan secara teratur 3 kali sehari dengan camilan sehat di sela waktu makan, konsumsi makanan tinggi protein dan serat, serta hindari makan terlalu cepat. Makan perlahan membantu tubuh menyadari sinyal kenyang sehingga tidak berlebihan.

9. Apakah minum teh hijau bisa membantu menurunkan berat badan?
Ya, teh hijau mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan metabolisme dan membantu pembakaran lemak. Pilih teh hijau asli tanpa tambahan gula agar hasilnya maksimal.

10. Apakah probiotik bermanfaat untuk diet?
Probiotik membantu menyeimbangkan bakteri baik di usus, mendukung pencernaan dan metabolisme, sehingga berat badan lebih mudah dikontrol. Konsumsi makanan seperti yoghurt, kefir, atau suplemen probiotik dapat menjadi pilihan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.