AKURAT.CO Banyak penderita hipertensi ragu ketika ingin mengonsumsi susu karena khawatir tekanan darah mereka akan naik.
Susu dikenal sebagai sumber nutrisi penting seperti kalsium dan protein, tetapi masih sering dikaitkan dengan kandungan lemak yang dapat memperburuk kondisi jantung. Keraguan ini muncul dari berbagai mitos yang beredar dan membuat banyak orang akhirnya menghindari susu tanpa memahami fakta ilmiahnya.
Penderita tekanan darah tinggi pada dasarnya boleh minum susu, selama jenis yang dipilih sesuai kebutuhan kesehatan mereka.
Dilansir dari ScienceDirect, konsumsi susu rendah lemak dan susu kedelai memiliki efek protektif terhadap tekanan darah karena kandungan mineral dan komponen bioaktifnya.
Susu tidak selalu menjadi pantangan bagi penderita hipertensi dan justru dapat mendukung pengendalian tekanan darah bila dikonsumsi secara tepat.
Para peneliti menganalisis berbagai jenis susu yang umum dikonsumsi masyarakat dan dampaknya terhadap tekanan darah dalam jangka panjang, sehingga dapat memberikan gambaran mengenai keamanan produk susu bagi penderita hipertensi.
Jenis Susu yang Aman
1. Susu Rendah Lemak (Low-Fat Milk)
Susu rendah lemak memiliki kandungan lemak jenuh lebih rendah sehingga tidak menambah risiko penyakit kardiovaskular pada penderita hipertensi.
Kandungan kalsium, kalium, dan magnesiumnya membantu relaksasi pembuluh darah dan mendukung stabilitas tekanan darah.
2. Susu Skim (Fat-Free Milk)
Susu tanpa lemak memberikan manfaat mineral tanpa tambahan lemak jenuh, sehingga menjadi opsi paling aman bagi pengidap hipertensi yang juga berisiko mengalami kolesterol tinggi.
3. Susu Kedelai
Susu kedelai menjadi salah satu dari dua jenis susu yang memiliki efek protektif terhadap tekanan darah. Kandungan isoflavon dan komposisi proteinnya berperan dalam memperbaiki elastisitas pembuluh darah.
4. Produk Susu Fermentasi (Yoghurt Rendah Lemak)
Yoghurt rendah lemak mengandung peptida bioaktif yang dapat bekerja seperti ACE-inhibitor alami yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Manfaat Susu bagi Penderita Hipertensi
1. Kaya Mineral Pengatur Tekanan Darah
Komposisi susu yang mengandung kalsium, kalium, dan magnesium memberikan efek positif pada mekanisme vasodilatasi, membantu melemaskan pembuluh darah.
2. Mengandung Peptida Bioaktif
Peptida seperti IPP dan VPP pada susu terbukti dalam studi ilmiah dapat menghambat enzim ACE, serupa dengan mekanisme kerja obat hipertensi tertentu, sehingga membantu menurunkan tekanan darah.
3. Mendukung Pola Makan Sehat untuk Jantung
Konsumsi susu rendah lemak dalam pola makan rendah garam dapat meningkatkan efek penurunan tekanan darah lebih signifikan, terutama pada penderita hipertensi ringan.
4. Proteksi terhadap Risiko Hipertensi
2 jenis susu seperti semi-skim dan susu kedelai dapat memberikan perlindungan terhadap timbulnya tekanan darah tinggi dalam populasi dewasa.
Risiko Konsumsi Susu bagi Penderita Hipertensi
1. Lemak Jenuh yang Tinggi pada Susu Full Cream
Produk susu tinggi lemak dapat meningkatkan kadar kolesterol, sehingga tidak disarankan bagi penderita hipertensi yang memiliki risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.
2. Kandungan Sodium pada Susu Tertentu
Beberapa merek susu mengandung kadar natrium lebih tinggi, yang dapat meningkatkan tekanan darah jika dikonsumsi berlebihan.
Penderita hipertensi juga harus memperhatikan label kandungan natrium pada susu.
3. Intoleransi Laktosa atau Alergi Susu
Meski tidak berhubungan langsung dengan hipertensi, efek samping seperti gangguan pencernaan dapat mengganggu keseimbangan metabolik tubuh.
Pilih jenis susu alternatif, seperti susu nabati, bila memiliki intoleransi laktosa.
4. Konsumsi Berlebihan Dapat Menambah Asupan Kalori
Manfaat susu muncul jika dikonsumsi dalam porsi wajar.
Asupan berlebihan dapat meningkatkan berat badan, yang merupakan faktor risiko hipertensi.
Penderita hipertensi boleh mengonsumsi susu, bahkan beberapa jenis susu dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Pilih susu rendah lemak, susu skim, atau susu kedelai, serta menghindari susu tinggi lemak.
Dengan porsi yang tepat dan pemilihan jenis yang aman, susu dapat menjadi bagian dari pola makan sehat untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.
Salsabilla Nur Wahdah (Magang)