Akurat

Penyebab, Dampak, dan 5 Langkah Cepat Atasi Hipertensi

Yusuf | 15 Desember 2025, 12:01 WIB
Penyebab, Dampak, dan 5 Langkah Cepat Atasi Hipertensi

AKURAT.CO Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis ketika tekanan darah sistolik mencapai ≥140 mmHg dan/atau tekanan darah diastolik berada pada ≥90 mmHg pada orang dewasa.

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan RI, prevalensi hipertensi di Indonesia tercatat cukup tinggi, yaitu mencapai 34,1% pada populasi orang dewasa.

Angka ini menunjukkan bahwa hampir 1 dari 3 orang dewasa di Indonesia berisiko mengalami tekanan darah tinggi.

Masalahnya, hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena banyak penderitanya tidak menyadari kondisinya.

Data Kemenkes juga mengungkapkan bahwa sekitar 46% orang dewasa tidak mengetahui bahwa dirinya mengidap hipertensi.

Kondisi ini berbahaya karena tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat memicu berbagai komplikasi serius, mulai dari penyakit jantung, stroke, hingga gagal ginjal.

Tidak mengherankan jika hipertensi masih menjadi salah satu penyebab utama kematian dini di dunia, termasuk di Indonesia.

Baca Juga: Minum Alkohol Saat Hipertensi, Aman atau Berbahaya?

Penyebab Hipertensi

Berdasarkan penyebabnya hipertensi terbagi ke dalam dua jenis, yakni hipertensi primer dan hipertensi sekunder.

Hipertensi primer merupakan jenis darah tinggi yang tidak dapat diketahui dengan pasti penyebanya.

Jenis hipertensi ini paling sering ditemukan dan berkembang dalam waktu bertahun-tahun.

Di sisi lain, hipertensi sekunder merupakan jenis darah tinggi yang diketahui penyebabnya dengan berbagai kondisi lain, dan bersifat dapat terjadi secara mendadak, termasuk juga anak-anak.

Berikut ini kondisi atau penyakit yang dapat memicu hipertensi sekunder yaitu:

  • Hipertiroidisme
  • Penyakit jantung dan ginjal
  • Kecanduan alkohol
  • NAPZA
  • Kelainan pada pembuluh darah

Hipertensi juga dapat disebabkan oleh emosi.

Misalnya hipertensi jas putih atau white coat hypertension yaitu hipertensi yang disebabkan oleh rasa takut saat menjalani tes kesehatan.

Hipertensi jenis ini terjadi pada saat pemeriksaan di klinik atau rumah sakit dan akan membali normal saat pasien di rumah.

Baca Juga: Pembatasan Konsumsi Gula Sejak Dini Kurangi Risiko Diabetes dan Hipertensi

Dampaknya pada Kesehatan

Hipertensi dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan dan sering disebut sebagai silent killer karena gejalanya jarang disadari.

Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol bisa memicu penyakit jantung dan stroke yang berpotensi mematikan.

Selain itu, hipertensi juga merusak fungsi ginjal, mengganggu penglihatan, hingga meningkatkan risiko aneurisma.

Oleh karena itu, pengendalian tekanan darah sangat penting untuk mencegah komplikasi berbahaya akibat hipertensi.

5 Langkah Cepat Mengatasi Hipertensi

Ada beberapa langkah efektif yang bisa membantu mengatasi hipertensi. Berikut 5 langkah cepat mengatasi hipertensi:

1. Konsumsi makanan yang tinggi akan kalium

Makanan yang tinggi akan kalium seperti alpukat, pisang, dan bayam dapat membantu menyeimbangkan kadar natrium yang ada pada tubuh.

2. Kurangi mengonsumsi kafein

Mengonsumsi minuman kafein yang berlebih dapat meningkatkan tekanan darah meski efeknya dapat berbeda pada setiap orang.

3. Berhenti merokok

Menurut Frontiers in Cardiovascular Medicine, kandungan nikotin pada rokok dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah sehingga memicu peningkatan tekanan darah.

Menghentikan kebiasaan merokok terbukti membantu menurunkan tekanan darah dan sekaligus mengurangi risiko terjadinya hipertensi.

4. Teknik pernapasan 4-7-8

Saat tekanan darah meningkat secara tiba-tiba, salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan metode pernapasan 4-7-8.

Caranya, tarik napas lewat hidung selama empat hitungan, kemudian tahan napas selama tujuh hitungan, lalu hembuskan perlahan melalui mulut dalam delapan hitungan.

Latihan pernapasan dalam ini dapat membantu menenangkan sistem saraf sekaligus menurunkan tekanan darah untuk sementara waktu.

5. Rajin berolahraga

Rajin berolahraga seperti aktivitas fisik berenang, bersepeda, maupun jalan cepat selama 30 menit per hari dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Hipertensi merupakan kondisi serius yang dapat dipicu oleh berbagai faktor dan membawa dampak berbahaya bagi kesehatan.

Dengan memahami penyebab serta dampaknya, kita dapat lebih waspada dalam mencegah hipertensi.

Melalui 5 langkah cepat seperti menjaga pola makan, berhenti merokok, hingga rutin berolahraga, tekanan darah bisa dikendalikan dengan lebih baik.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf
R