Akurat

Daftar Makanan Harian yang Aman untuk Penderita Hipertensi agar Tekanan Darah Tetap Stabil

Wahyu SK | 1 Desember 2025, 18:51 WIB
Daftar Makanan Harian yang Aman untuk Penderita Hipertensi agar Tekanan Darah Tetap Stabil

AKURAT.CO Mengatur pola makan merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama bagi penderita hipertensi.

Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gangguan organ lainnya.

Oleh karena itu, pemilihan makanan yang tepat dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil sekaligus memberikan nutrisi penting bagi tubuh.

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa beberapa makanan sederhana yang mudah ditemukan di dapur atau pasar sebenarnya memiliki manfaat besar dalam menurunkan tekanan darah.

Mulai dari buah. sayuran, hingga sumber protein tertentu, semuanya dapat berperan dalam mendukung kesehatan pembuluh darah.

Artikel ini akan membahas berbagai makanan harian yang mana dikonsumsi penderita hipertensi serta tips pola makan yang baik untuk menjaga tekanan darah tetap terkendali.

Berikut daftar lengkap makanan harian yang aman untuk penderita hipertensi:

1. Buah-buahan

Buah-buahan seperti pisang, jeruk, kiwi, stroberi, semangka, dan buah bit merupakan pilihan ideal bagi penderita hipertensi.

Pisang kaya akan kalium, mineral yang berperan menyeimbangkan natrium dalam tubuh sehingga tekanan darah lebih mudah dikontrol.

Jeruk memiliki kandungan vitamin C tinggi yang membantu menjaga fleksibilitas pembuluh darah.

Kiwi, stroberi, dan semangka kaya antioksidan yang mendukung kesehatan jantung.

Sementara itu, buah bit mengandung nitrat alami yang dapat membantu melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.

2. Sayur-sayuran

Sayuran seperti bayam, brokoli, wortel, dan sayuran hijau lainnya sangat dianjurkan untuk penderita hipertensi karena rendah natrium dan tinggi kandungan mineral penting seperti magnesium dan kalium.

Bayam kaya nitrat yang membantu memperlebar pembuluh darah sehingga tekanan darah menurun.

Brokoli memiliki antioksidan dan serat yang membantu menjaga kesehatan jantung dan arteri.

Wortel mengandung senyawa fenolik yang membantu mengendurkan pembuluh darah, sehingga dapat mengurangi tekanan pada dinding arteri.

Sayuran hijau lainnya juga kaya serat dan nutrisi yang mendukung pola hidup sehat bagi penderita hipertensi.

3. Karbohidrat Kompleks

Karbohidrat kompleks seperti beras merah, roti gandum, oatmeal, kentang, dan ubi merupakan pilihan aman bagi penderita hipertensi.

Beras merah dan gandung utuh mengandung serat tinggi yang membantu menjaga metabolisme dan tekanan darah tetap stabil.

Oatmeal memiliki kandungan beta-glukan, serat larut yang bermanfaat menurunkan kadar kolesterol dan membantu kesehatan pembuluh darah.

Kentang kaya kalium, sehingga baik untuk keseimbangan elektrolit. Ubi juga memberikan energi sekaligus membantu menjaga tekanan darah berkat kandungan mineralnya.

4. Protein Sehat yang Aman Dikonsumsi

Sumber protein seperti ikan, ayam tanpa kulit, tahu, tempe, kacang-kacangan, dan biji-bijian merupakan pilihan aman untuk penderita hipertensi.

Ikan mengandung omega-3 yang membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi peradangan.

Ayam tanpa kulit menjadi pilihan yang lebih rendah lemak sehingga tidak meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah.

Tahu dan tempe sebagai sumber protein nabati rendah lemak jenuh sangat baik untuk konsumsi harian.

Kacang-kacangan dan biji-bijian kaya arginin, yaitu senyawa yang membantu produksi nitric oxide yang berfungsi melebarkan pembuluh darah.

5. Produk Susu Rendah Lemak

Produk susu rendah lemak seperti yogurt dan susu skim mengandung kalsium dan kalium yang penting dalam mengendalikan tekanan darah.

Yogurt rendah lemak tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan kalsium, tetapi juga memiliki probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan.

Susu rendah lemak memberikan nutrisi yang dibutuhkan tanpa menambah asupan lemak jenuh yang dapat memengaruhi kesehatan jantung.

Konsumsi keduanya secara teratur dapat membantu menjaga keseimbangan tekanan darah.

6. Sumber Lemak Sehat yang Baik untuk Hipertensi

Lemak sehat yang berasal dari alpukat, minyak zaitun, biji rami, dan kacang-kacangan dapat membantu menjaga pembuluh darah tetap sehat.

Alpukat mengandung lemak tak jenuh dan kalium yang mendukung fungsi jantung.

Minyak zaitun memiliki antioksidan yang membantu melawan peradangan dan meningkatkan kesehatan vaskular.

Biji rami kaya omega-3 dan serat yang membantu menurunkan tekanan darah.

Konsumsi lemak sehat sangat penting untuk menggantikan lemak jenuh yang dapat memperburuk hipertensi.

Tips Pola Makan bagi Penderita Hipertensi

● Batasi garam hingga maksimal 1.500 mg per hari.
● Hindari makanan olahan seperti sosis, makanan kaleng, dan fast food.
● Kurang konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, seperti jeroan dan kulit ayam.
● Gunakan bumbu alami seperti bawang, jahe, dan kunyit sebagai pengganti garam.
● Perbanyak konsumsi air dan tetap lakukan aktivitas fisik teratur.

Contoh Menu Harian Aman untuk Hipertensi

● Sarapan: Oatmeal + pisang + yogurt rendah lemak.
● Makan siang: Nasi merah + bayam + ikan panggang.
● Camilan: Jeruk atau stroberi.
● Makan malam: Kentang panggang + ayam tanpa kulit + brokoli.
● Camilan malam: kiwi atau segelas susu rendah lemak.

Memilih makanan yang tepat dapat membantu penderita hipertensi menjaga tekanan darah tetap stabil sekaligus meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Dengan pola makan yang kaya serat, rendah garam, dan mengandung lemak sehat, risiko komplikasi dapat ditekan.

Konsumsi harian yang tepat dapat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

Laporan: Vania Tri Yuniar/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK