Akurat

Panduan Lengkap Vitamin dan Nutrisi Penting Sebelum Program Hamil

Yusuf | 31 Oktober 2025, 13:04 WIB
Panduan Lengkap Vitamin dan Nutrisi Penting Sebelum Program Hamil

AKURAT.CO Bagi banyak pasangan, memiliki buah hati merupakan impian besar yang membutuhkan persiapan matang, termasuk dari segi kesehatan.

Salah satu langkah penting sebelum memulai program hamil adalah memastikan tubuh memiliki cukup asupan vitamin dan mineral esensial yang dapat menunjang kesuburan serta mempersiapkan kehamilan yang sehat.

Tidak hanya untuk wanita, kebutuhan vitamin juga penting bagi pria karena kesuburan dan peluang keberhasilan pembuahan ditentukan oleh kondisi keduanya.

Jadi, program hamil bukan sekadar urusan perempuan saja, melainkan komitmen bersama untuk menjaga kesehatan reproduksi.

Baca Juga: Sang Suami Ingin Anak Perempuan, Ikke Nurjanah Rencanakan Jalani Program Hamil

Mengapa Vitamin Sebelum Program Hamil Itu Penting?

Tubuh yang sehat dan siap secara nutrisi akan lebih mudah untuk hamil. Kekurangan zat gizi tertentu, seperti asam folat atau zat besi, dapat menurunkan kualitas sel telur, mengganggu siklus menstruasi, hingga meningkatkan risiko cacat janin di masa kehamilan nanti.

Karena itu, penting untuk memastikan kebutuhan vitamin terpenuhi, baik dari makanan sehari-hari maupun melalui suplemen tambahan sesuai rekomendasi dokter.

Daftar Vitamin dan Nutrisi Agar Cepat Hamil

Berikut ini beberapa jenis vitamin dan nutrisi penting yang sebaiknya dikonsumsi secara rutin oleh Anda dan pasangan saat menjalani program hamil:

1. Zinc (Seng)

Zinc memiliki peran besar dalam menjaga kesuburan pria dan wanita. Pada wanita, mineral ini membantu menjaga keteraturan siklus ovulasi dan kualitas sel telur. Sementara pada pria, zinc berfungsi meningkatkan produksi hormon testosteron serta memperbaiki kualitas sperma.

Kebutuhan zinc harian adalah sekitar 10 mg untuk wanita dan 13 mg untuk pria. Sumber alami zinc bisa diperoleh dari gandum utuh, kerang, udang, susu, telur, kentang, serta kacang-kacangan.

2. Asam Folat (Vitamin B9)

Asam folat adalah nutrisi utama yang wajib dikonsumsi sebelum hamil. Vitamin ini berfungsi mempersiapkan rahim, mendukung pembentukan sel darah merah, dan mencegah cacat pada sistem saraf bayi seperti spina bifida.

Idealnya, wanita yang sedang menjalani program hamil mengonsumsi 400 mikrogram (mcg) asam folat setiap hari, minimal tiga bulan sebelum pembuahan. Asupan ini bisa didapat dari sayuran hijau, kacang-kacangan, dan buah jeruk.

Bagi yang kesulitan memenuhi kebutuhan dari makanan, suplemen asam folat yang mengandung Metafolin bisa menjadi pilihan karena bentuk ini lebih mudah diserap oleh tubuh.

3. Vitamin B Kompleks

Vitamin B kompleks terdiri dari vitamin B6, B9, dan B12 yang bekerja sama untuk menjaga fungsi hormon, meningkatkan produksi sel darah merah, serta menstabilkan siklus haid.

Vitamin B6 diketahui membantu meningkatkan hormon progesteron yang mendukung proses ovulasi dan menurunkan risiko komplikasi kehamilan. Sementara vitamin B12 penting untuk pembentukan DNA dan menjaga kualitas sel telur.

Vitamin B kompleks dapat diperoleh dari gandum utuh, ikan, telur, daging tanpa lemak, susu, serta sayuran hijau seperti bayam dan brokoli.

4. Kalsium

Kalsium tidak hanya penting untuk tulang dan gigi, tetapi juga membantu menjaga fungsi otot, jantung, serta sistem reproduksi. Kekurangan kalsium bisa memengaruhi kesuburan dan meningkatkan risiko preeklamsia saat kehamilan.

Kebutuhan kalsium harian berkisar antara 1000–1200 mg dan bisa diperoleh dari susu, yoghurt, keju, ikan teri, almond, dan tahu.

5. Zat Besi

Zat besi mendukung pembentukan sel darah merah yang berperan membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk organ reproduksi.

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, yang berakibat pada gangguan ovulasi dan penurunan kesuburan.

Kebutuhan zat besi harian adalah sekitar 25 mg untuk wanita dan 15 mg untuk pria. Makanan kaya zat besi antara lain daging merah, bayam, kacang polong, udang, dan oatmeal.

6. Vitamin C dan E

Vitamin C berperan sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas serta meningkatkan daya tahan tubuh. Pada pria, vitamin ini membantu memperbaiki kualitas sperma.

Sedangkan vitamin E membantu menjaga kesehatan sel telur dan sperma. Kombinasi keduanya terbukti mampu meningkatkan peluang kehamilan.

Vitamin C banyak ditemukan dalam jeruk, jambu biji, kiwi, dan paprika, sedangkan vitamin E terdapat dalam kacang almond, biji bunga matahari, dan alpukat.

7. Vitamin D

Vitamin D membantu mengatur hormon reproduksi, mendukung kualitas sperma, dan memperbaiki proses ovulasi. Kekurangan vitamin ini sering dikaitkan dengan gangguan kesuburan (infertilitas).

Sumber vitamin D bisa diperoleh dari paparan sinar matahari pagi, ikan berlemak, kuning telur, dan susu. Kebutuhan hariannya sekitar 15–20 mcg (600–800 IU).

Baca Juga: Mengenal Prosedur Frozen Embryo Transfer, Program Hamil Anak Kedua Asmirandah

Vitamin Tambahan untuk Program Hamil

Selain vitamin utama di atas, ada beberapa nutrisi tambahan yang bisa membantu mempercepat peluang kehamilan:

  • Omega-3 untuk meningkatkan kualitas sel telur dan sperma.

  • Coenzyme Q10 (CoQ10) yang mendukung energi sel reproduksi.

  • Antioksidan alami seperti likopen dan selenium untuk melindungi sperma dari stres oksidatif.

Tips Mengonsumsi Vitamin Program Hamil dengan Aman

  • Konsultasikan ke dokter kandungan sebelum memulai suplemen agar dosis dan jenisnya sesuai kebutuhan tubuh.

  • Utamakan sumber alami dari makanan bergizi seimbang. Suplemen hanya digunakan untuk melengkapi kekurangan.

  • Hindari konsumsi berlebihan karena beberapa vitamin larut lemak (seperti A, D, E, K) bisa menumpuk dalam tubuh jika dikonsumsi tanpa pengawasan.

Selain memperhatikan asupan vitamin, penting juga untuk menjalani gaya hidup sehat: tidur cukup, olahraga teratur, mengelola stres, serta menghindari rokok dan alkohol.

Semua kebiasaan positif ini berperan besar dalam meningkatkan kesuburan alami.

Mengonsumsi vitamin sebelum program hamil adalah langkah cerdas untuk menyiapkan tubuh secara optimal menuju kehamilan yang sehat.

Kombinasi nutrisi seperti asam folat, vitamin B kompleks, zat besi, zinc, kalsium, serta vitamin C, D, dan E berperan penting dalam mendukung kesuburan dan perkembangan awal janin.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf
R