Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Ibu Hamil agar Janin Sehat

AKURAT.CO Kehamilan merupakan proses alami yang menjadi awal terbentuknya kehidupan generasi selanjutnya.
Upaya pencegahan masalah gizi pada ibu hamil sangat penting dilakukan, dimulai dari menjaga kesehatan dan status gizi sebelum kehamilan, selama masa kehamilan, hingga setelah melahirkan dan menyusui.
Salah satu aspek penting dalam mendukung proses reproduksi yang sehat adalah pemenuhan kebutuhan energi, protein, karbohidrat, vitamin, mineral, cairan (termasuk air), serta serat dalam jumlah dan kualitas yang memadai.
Baca Juga: Apakah Kopi Aman untuk Ibu Hamil? Ini Penjelasan Medis dan Rekomendasi Dokter
10 Makanan yang Harus Dihindari Ibu Hamil
1. Ikan Tinggi Merkuri
Beberapa jenis ikan berukuran besar seperti hiu, makarel raja, tuna bigeye, todak, dan tuna sirip kuning mengandung merkuri tinggi yang berisiko mengganggu perkembangan otak janin. Pilihlah ikan rendah merkuri seperti salmon, sarden, atau lele.
2. Sushi dan Sashimi
Seafood mentah atau setengah matang bisa mengandung parasit dan bakteri berbahaya. Hindari konsumsi sushi dan sashimi selama hamil, terutama yang tidak dijamin kebersihannya.
3. Daging Setengah Matang
Daging yang tidak dimasak sempurna bisa mengandung parasit toksoplasma. Sebaiknya konsumsi daging dalam kondisi matang sempurna (well done) untuk mencegah infeksi.
4. Telur Setengah Matang
Telur mentah atau setengah matang berisiko membawa bakteri Salmonella yang dapat menyebabkan infeksi pada ibu dan janin. Pastikan telur dimasak sampai bagian kuningnya benar-benar padat.
5. Jeroan
Hindari konsumsi jeroan terlalu sering, seperti hati ayam, hati sapi, atau ampela. Kandungan lemak dan kolesterolnya tinggi, yang dapat berdampak buruk pada kehamilan.
6. Mayones Mentah
Pastikan mayones yang dikonsumsi terbuat dari telur matang atau produk kemasan yang sudah dipasteurisasi, agar aman dari bakteri penyebab infeksi.
7. Makanan Cepat Saji
Burger, kentang goreng, dan ayam goreng tepung mengandung lemak jenuh dan lemak trans tinggi. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas dan tekanan darah tinggi saat hamil.
8. Makanan Olahan Tinggi Gula dan Garam
Makanan instan biasanya tinggi gula, garam, dan bahan pengawet. Konsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko diabetes gestasional dan hipertensi.
9. Buah-Buahan Tertentu
Buah seperti nanas dan pepaya muda dipercaya dapat memicu kontraksi dini. Sebaiknya konsumsi dalam jumlah terbatas atau hindari sementara.
10. Makanan Pedas Berlebihan
Makanan terlalu pedas bisa memicu heartburn, mual, dan gangguan pencernaan. Batasi konsumsi jika kamu sensitif terhadap makanan pedas.
Baca Juga: Ibu Hamil di Sumba Rasakan Manfaat MBG, Dulu kalau Sarapan Seadanya
Minuman yang Harus Dihindari Ibu Hamil
1. Alkohol
Alkohol dapat meningkatkan risiko keguguran dan bayi lahir mati, bahkan memicu fetal alcohol syndrome (FAS) yang berdampak buruk pada perkembangan janin.
2. Kafein Berlebihan
Batas aman kafein bagi ibu hamil adalah 200 mg per hari (sekitar dua cangkir kopi). Kelebihan kafein bisa memengaruhi detak jantung janin. Ingat, kafein juga ada dalam teh, soda, dan minuman energi.
3. Susu Mentah
Hindari susu yang belum dipasteurisasi, karena masih mengandung bakteri berbahaya yang dapat menginfeksi janin. Pilih susu pasteurisasi yang aman.
4. Minuman Herbal
Tidak semua produk herbal aman untuk ibu hamil. Beberapa bahan seperti dong quai, efedrina, rosemary, dan chamomile dapat memicu kontraksi dini.
5. Minuman Bersoda
Kandungan gula tinggi dan zat aditif pada minuman bersoda dapat meningkatkan risiko diabetes gestasional dan gangguan berat badan janin.
6. Minuman Berenergi
Minuman energi mengandung kafein tinggi dan zat stimulan yang bisa mengganggu detak jantung janin serta meningkatkan tekanan darah.
7. Minuman Tinggi Gula
Minuman seperti bubble tea, es kopi susu, dan minuman kemasan tinggi gula dapat menyebabkan bayi lahir besar (makrosomia) atau kelahiran prematur.
8. Air Kelapa Berlebihan
Air kelapa sebenarnya baik, tapi bila dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit. Cukup 1–2 gelas per hari.
9. Minuman Kemasan dengan Pemanis Buatan
Minuman diet atau jus kemasan sering mengandung aspartam yang dapat mengganggu fungsi plasenta. Sebaiknya hindari konsumsi rutin.
10. Teh Herbal
Beberapa teh herbal seperti daun senna dan raspberry leaf bisa menimbulkan kontraksi dini. Konsumsi hanya setelah konsultasi dengan dokter
Tips Sehat untuk Ibu Hamil
-
Rutin melakukan pemeriksaan kehamilan (ANC).
-
Konsumsi makanan bergizi 3 kali sehari + 1–2 kali camilan sehat.
-
Minum cukup air putih dan konsumsi garam beriodium.
-
Minum tablet tambah darah sesuai anjuran dokter.
-
Batasi makanan tinggi gula, garam, lemak, dan kafein.
-
Konsumsi buah dan sayur setiap hari.
-
Hindari makanan yang bisa memicu mual atau gangguan pencernaan.
Nadia Nur Anggraini (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









