Akurat

Fungsi Kalori dalam Membentuk Otot

Leo Farhan | 22 Juli 2025, 23:10 WIB
Fungsi Kalori dalam Membentuk Otot

 

AKURAT.CO Dalam dunia kebugaran, pembentukan otot bukan hanya soal angkat beban dan konsumsi protein tinggi. Ada satu elemen krusial yang kerap luput dari perhatian: kalori.

Mengutip berbagai sumber, kalori adalah satuan energi yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsi vital, mulai dari bernapas hingga memperbaiki jaringan tubuh. Dalam konteks pembentukan otot (muscle building), kalori berfungsi sebagai bahan bakar utama bagi proses anabolik—yaitu proses membentuk jaringan baru termasuk jaringan otot.

Tanpa cukup kalori, tubuh tidak akan punya ‘tenaga’ untuk membangun otot, sekalipun asupan proteinnya cukup. Ketika seseorang mengangkat beban, otot-otot tubuh mengalami mikro-kerusakan.

Tubuh lalu memperbaiki jaringan tersebut, menjadikannya lebih besar dan kuat dari sebelumnya. Proses ini membutuhkan energi, dan energi itu bersumber dari kalori yang dikonsumsi setiap hari.

Sebuah studi dari Journal of the International Society of Sports Nutrition (2014) menyebutkan bahwa surplus kalori, yakni konsumsi kalori melebihi kebutuhan harian tubuh, merupakan syarat penting untuk pertumbuhan massa otot secara maksimal. Namun, kalori ini harus berasal dari sumber bergizi, bukan makanan tinggi gula atau lemak jenuh.

Dengan kata lain, kalori berfungsi seperti bahan bakar bagi pembangunan gedung: tanpa cukup material (protein) dan tenaga (kalori), struktur tidak bisa berdiri kokoh. Namun, penting diinga, kelebihan kalori berlebihan tanpa latihan yang tepat akan disimpan sebagai lemak, bukan otot.

Oleh karena itu, keseimbangan antara latihan beban, asupan protein, dan pengaturan kalori menjadi kunci keberhasilan bulking bersih (clean bulking). Kalori bukan musuh, melainkan mitra utama dalam perjalanan membentuk tubuh ideal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.