Akurat

Operasi Whipple, Jawaban untuk Pengobatan Kanker Pankreas

Wahyu SK | 15 Juli 2025, 15:25 WIB
Operasi Whipple, Jawaban untuk Pengobatan Kanker Pankreas

AKURAT.CO Kanker pankreas merupakan salah satu jenis kanker yang paling sulit dideteksi dini dan memiliki tingkat mortalitas tinggi.

Gejala yang samar seperti nyeri perut atas, penurunan berat badan atau penyakit kuning sering kali baru muncul saat kanker sudah memasuki stadium lanjut. Salah satu jenis yang paling umum adalah adenokarsinoma pankreas, yang biasanya tumbuh di bagian kepala pankreas.

Namun di balik tantangan tersebut, operasi Whipple atau pancreaticoduodenectomy menjadi harapan besar dalam pengobatan kanker pankreas stadium awal hingga menengah.

Baca Juga: Profil Kang Seo Ha Aktris Korea yang Meninggal Dunia karena Kanker, Ini Daftar Drakor yang Dibintanginya!

Prosedur ini memungkinkan pengangkatan jaringan kanker secara menyeluruh, sehingga memberi peluang hidup yang lebih baik bagi pasien.

Operasi Whipple dan Pendekatan Lebih Nyaman

Bagi sebagian pasien kanker pankreas, operasi Whipple dapat menjadi langkah penting untuk mendapatkan harapan hidup yang lebih baik.

Prosedur ini memang cukup kompleks karena melibatkan pengangkatan beberapa organ yang saling terhubung, seperti kepala pankreas, duodenum, kantong empedu dan sebagian saluran empedu.

Baca Juga: POGI: Vaksinasi HPV Bisa Cegah 90% Kanker Serviks

Namun, dengan penanganan yang tepat, operasi ini dapat membantu mengendalikan penyakit dan memperbaiki kualitas hidup pasien.

Kini, kemajuan teknologi di dunia medis membuka lebih banyak pilihan. Selain metode bedah terbuka, beberapa rumah sakit telah menyediakan pendekatan laparoskopi, yang dikenal lebih minimal invasif.

Dengan teknik ini, operasi dilakukan melalui sayatan kecil, menggunakan kamera dan alat khusus. Sehingga proses pemulihan umumnya lebih cepat, nyeri lebih ringan dan risiko perdarahan pun lebih rendah.

Baca Juga: RSUD Tarakan Akan Bangun Gedung 18 Lantai di Lahan Sekolah, Layanan Kanker Terpadu Jadi Andalan

"Whipple adalah pilihan utama jika kanker pankreas masih berada di area kepala pankreas dan belum menyebar. Di Bethsaida Hospital, kami menyediakan dua metode yaitu open surgery dan laparoskopi. Bagi pasien yang memenuhi kriteria, pendekatan laparoskopi bisa menjadi pilihan yang jauh lebih nyaman dengan hasil yang tetap optimal," jelas dr. Eko Priatno, Sp.B-KBD, Konsultan Bedah Digestif Bethsaida Hospital, dalam keterangannya, Selasa (15/7/2025).

Setiap kasus tentu unik dan keputusan mengenai jenis tindakan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien, melalui evaluasi menyeluruh bersama tim medis.

Penanganan kanker pankreas tentu membutuhkan lebih dari sekadar tindakan operasi.

Baca Juga: Siloam Oncology Summit, Kupas Tuntas Perkembangan Terkini Tata Laksana Kanker Pankreas

Diperlukan kesiapan fasilitas, ketepatan diagnosis hingga pendampingan pascaoperasi yang menyeluruh.

"Penanganan pasien di Bethsaida dilakukan secara menyeluruh, mulai dari evaluasi praoperasi, tindakan bedah dengan teknologi terkini hingga pemulihan pascaoperasi yang terpantau dengan baik. Didukung oleh dokter-dokter spesialis yang ahli di bidangnya dan fasilitas yang lengkap, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi setiap pasien," Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Pitono, menerangkan.

Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada hasil klinis tetapi juga pada kenyamanan dan pemulihan jangka panjang pasien bagi kanker pankreas.

Baca Juga: Studi Ungkap Kacang Kenari Bisa Lawan Kanker!

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK