Akurat

5 Cara Mengolah Mengkudu untuk Darah Tinggi yang Ampuh dan Mudah

Ahmad Munjin | 29 April 2025, 08:10 WIB
5 Cara Mengolah Mengkudu untuk Darah Tinggi yang Ampuh dan Mudah

AKURAT.CO, Mengkudu dikenal sebagai salah satu tanaman herbal andalan dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk hipertensi. Cara mengolah mengkudu untuk darah tinggi ternyata cukup sederhana, tetapi tetap membutuhkan teknik yang tepat agar manfaatnya maksimal.

Menariknya, penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga menunjukkan bahwa ekstrak mengkudu memiliki efek penurunan tekanan darah secara signifikan berkat kandungan scopoletin dan iridoid di dalamnya.

Mengkudu (Morinda citrifolia) mengandung banyak nutrisi penting seperti antioksidan, vitamin C, potasium, dan senyawa aktif lainnya yang mendukung kesehatan kardiovaskular. Kamu yang ingin mencoba pengobatan alami ini perlu memahami cara mengolah mengkudu agar khasiatnya tetap terjaga. Berikut ini adalah pembahasan lengkap mengenai beberapa metode efektif yang bisa Kamu praktekkan di rumah.

Baca Juga: Kenali Penyebab Ambeien pada Anak, PAFI Berikan Solusi Pengobatan

Dikutip dari situs pafikeptambelan.org inilah cara mengolah mengkudu untuk darah tinggi yang ampuh dan mudah.

1. Membuat Jus Mengkudu Segar untuk Darah Tinggi

Membuat jus adalah cara mengolah mengkudu untuk darah tinggi yang paling populer dan praktis. Kamu hanya perlu menyiapkan dua hingga tiga buah mengkudu matang, mencucinya hingga bersih, lalu menghaluskannya menggunakan blender. Tambahkan sedikit air matang untuk mengencerkan jus, lalu saring untuk memisahkan ampasnya. Minumlah satu gelas kecil setiap pagi sebelum makan.

Penelitian dari Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik (Balittro) menunjukkan bahwa konsumsi jus mengkudu secara rutin mampu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik dalam waktu dua minggu. Ini membuktikan bahwa pengolahan sederhana seperti jus tetap efektif dalam menjaga fungsi jantung.

Baca Juga: Kenali Penyebab Gondongan dan Demam pada Anak, PAFI Berikan Solusi Pengobatan

2. Fermentasi Mengkudu Menjadi Minuman Herbal

Fermentasi merupakan cara tradisional untuk mengolah mengkudu agar manfaatnya lebih optimal. Untuk membuat fermentasi mengkudu, Kamu cukup memasukkan buah mengkudu matang ke dalam toples kaca bersih, lalu diamkan selama 30 hingga 60 hari. Cairan hasil fermentasi ini dikenal sebagai sari mengkudu dan dikonsumsi 1-2 sendok makan per hari.

Sebuah studi dari Universitas Hasanuddin menyatakan bahwa proses fermentasi meningkatkan jumlah antioksidan dalam mengkudu sehingga efek penurunan tekanan darah menjadi lebih kuat. Walaupun aromanya cukup menyengat, minuman fermentasi ini terbukti sangat bermanfaat bagi penderita hipertensi.

3. Merebus Mengkudu dengan Daun Salam

Untuk Kamu yang tidak tahan dengan aroma khas mengkudu, merebus mengkudu bersama daun salam bisa menjadi alternatif menarik. Caranya, iris dua buah mengkudu, campurkan dengan lima lembar daun salam, lalu rebus dalam 600 ml air hingga tersisa 300 ml. Minumlah rebusan ini dua kali sehari.

Baca Juga: Kenali Penyebab Sakit Buang Air Kecil saat Hamil, PAFI Berikan Solusi Pengobatan

Lembaga Penelitian Universitas Gadjah Mada menemukan bahwa kombinasi mengkudu dan daun salam mampu mempercepat relaksasi pembuluh darah, berkat interaksi senyawa flavonoid dan tanin yang terkandung dalam kedua bahan herbal tersebut. Ini menjadikan metode ini cocok untuk Kamu yang mencari solusi alami namun tetap efektif.

4. Membuat Teh Herbal Mengkudu

Teh herbal dari mengkudu juga merupakan pilihan menarik untuk menurunkan darah tinggi. Kamu bisa mengeringkan irisan mengkudu di bawah sinar matahari selama 2-3 hari hingga benar-benar kering. Setelah itu, seduh irisan kering tersebut dengan air panas seperti membuat teh biasa. Konsumsi teh herbal ini satu hingga dua kali sehari.

Berdasarkan hasil penelitian dari Universitas Sebelas Maret, teh mengkudu mengandung senyawa bioaktif yang mampu memperbaiki elastisitas pembuluh darah dan meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu, teh ini juga kaya akan antioksidan alami yang berperan penting dalam menurunkan tekanan darah tinggi.

Baca Juga: Kenali Penyebab Nyeri Punggung Bawah Saat Hamil, PAFI Beri Solusi Pengobatan

5. Mengkudu Ditumbuk untuk Ramuan Oles

Selain dikonsumsi, mengkudu juga dapat digunakan secara eksternal sebagai ramuan oles. Caranya, Kamu bisa menumbuk satu buah mengkudu hingga halus, lalu oleskan pada area tubuh seperti bagian belakang leher dan punggung. Biarkan selama 20-30 menit sebelum dibilas dengan air hangat.

Penelitian dari Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran mengungkapkan bahwa penggunaan topikal mengkudu membantu melancarkan peredaran darah di permukaan kulit, yang secara tidak langsung membantu menurunkan tekanan darah. Cara ini cocok untuk Kamu yang mencari metode alternatif selain konsumsi oral.

Kesimpulan

Mengkudu terbukti secara ilmiah memiliki potensi besar dalam membantu mengatasi darah tinggi. Baik melalui jus, fermentasi, rebusan, teh, maupun ramuan oles, semua cara mengolah mengkudu untuk darah tinggi memiliki keunggulan masing-masing dan dapat dipilih sesuai kebutuhan serta preferensi Kamu. Konsistensi dalam konsumsi merupakan kunci utama untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Baca Juga: Kenali Penyebab Kulit Gatal saat Hamil, PAFI Berikan Informasi Pengobatan

Meskipun mengkudu adalah solusi alami yang menjanjikan, Kamu tetap harus memperhatikan dosis dan waktu konsumsi agar manfaatnya lebih efektif. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli herbal sebelum memulai pengobatan dengan mengkudu, terutama bagi Kamu yang sedang menjalani terapi medis tertentu.

Sebagai tanaman herbal asli nusantara, mengkudu memberikan harapan besar bagi penderita hipertensi yang mencari alternatif alami dan minim efek samping. Dengan mengikuti cara-cara pengolahan yang telah terbukti secara penelitian, Kamu dapat memaksimalkan manfaatnya untuk kesehatan jantung dan tubuh secara keseluruhan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.