Akurat

Kenali Penyebab Demam Berdarah Pada Anak, IDI Kabupaten Blora Berikan Informasi Cara Mengobati Gejala

Leo Farhan | 24 November 2024, 13:20 WIB
Kenali Penyebab Demam Berdarah Pada Anak, IDI Kabupaten Blora Berikan Informasi Cara Mengobati Gejala

AKURAT.CO Musim hujan masih terjadi di beberapa wilayah, terutama sebagian Pulau Jawa. Curah hujan yang tinggi dapat mengakibatkan berbagai penyakit, salah satunya adalah DBD atau Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi pada anak.

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, termasuk anak-anak, yang seringkali lebih rentan terhadap infeksi ini. IDI merupakan singkatan dari Ikatan Dokter Indonesia.

Organisasi ini merupakan wadah profesi bagi para dokter di Indonesia, didirikan pada tanggal 24 Oktober 1950. IDI berfungsi untuk menaungi dan mengembangkan profesi kedokteran di seluruh Indonesia.

IDI Kabupaten Blora adalah cabang dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang berfungsi sebagai organisasi profesi bagi dokter di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mendukung pengembangan profesi kedokteran, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kesehatan.

Keanggotaan IDI Kabupaten Blora terdiri dari dokter-dokter yang berpraktek di wilayah tersebut, yang diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan di daerah. IDI Kabupaten Blora melakukan penelitian lebih lanjut mengenai gejala dan penyebab terjadinya gejala demam berdarah pada anak.

Baca Juga: Tanggulangi DBD, Dengue Slayers Challenge Libatkan Ratusan Siswa

Kemudian memberikan informasi seputar rekomendasi obat untuk mengatasi gejala demam berdarah. Apa saja penyebab seseorang menderita penyakit demam berdarah pada anak?

IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Kabupaten Blora dengan alamat website idikabblora.org menjelaskan bahwa Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue, ditularkan melalui gigitan nyamuk betina Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Berikut adalah penyebab dan ciri-ciri seseorang yang menderita penyakit DBD meliputi:

1. Kondisi imun yang belum matang

Sistem kekebalan tubuh anak-anak belum sepenuhnya berkembang, sehingga mereka lebih rentan terhadap infeksi virus dengue. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak di bawah usia 15 tahun memiliki sistem imun yang masih dalam tahap perkembangan, membuat mereka lebih mudah terinfeksi.

2. Paparan nyamuk yang tinggi

Anak-anak cenderung lebih banyak beraktivitas di luar ruangan, terutama di daerah tropis di mana nyamuk pembawa virus dengue banyak ditemukan. Hal ini meningkatkan risiko mereka untuk digigit nyamuk.

3. Pernah terinfeksi DBD

Seseorang yang pernah mengalami demam dengue sebelumnya memiliki risiko lebih tinggi untuk terinfeksi kembali. Virus dengue memiliki empat serotipe, dan infeksi sebelumnya tidak memberikan kekebalan terhadap serotipe lain.

4. Kurangnya pengetahuan dan tindakan pencegahan

Anak-anak sering kali tidak menyadari pentingnya tindakan pencegahan, seperti mengenakan pakaian pelindung atau menggunakan obat anti-nyamuk. Kurangnya pemahaman ini dapat meningkatkan risiko mereka terkena demam berdarah.

5. Faktor lingkungan

Tinggal di daerah beriklim tropis, seperti Indonesia, juga meningkatkan risiko penularan demam berdarah. Di lingkungan tropis, nyamuk dapat berkembang biak dengan cepat karena kondisi lembab dan hangat. Apa saja obat yang direkomendasikan terhadap penderita demam berdarah pada anak?

Penderita demam berdarah, terutama anak-anak, memerlukan perawatan yang tepat untuk meredakan gejala dan mendukung pemulihan. Berikut adalah beberapa obat yang direkomendasikan untuk mengatasi demam berdarah pada anak meliputi:

1. Obat Paracetamol

Paracetamol dapat meredakan demam, nyeri otot, dan sakit kepala. Paracetamol adalah pilihan utama untuk mengurangi demam pada pasien DBD.

2.  Obat Domperidone
Domperidone adalah salah satu obat yang digunakan untuk meredakan mual dan muntah yang sering menyertai demam berdarah. Domperidone membantu mempercepat proses pencernaan dan mengurangi rasa mual.

3. Obat Kalnex (Asam Traneksamat)

Obat ini diberikan untuk menghentikan perdarahan, terutama jika pasien mengalami komplikasi seperti kebocoran plasma. Penggunaannya memerlukan resep dokter.

Pengobatan demam berdarah pada anak harus dilakukan dengan hati-hati dan di bawah pengawasan medis. Selain obat-obatan, penting juga untuk memastikan anak mendapatkan cukup cairan dan nutrisi agar proses penyembuhan berjalan lancar.

Jika gejala memburuk, segera bawa anak ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dari dokter lebih lanjut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.