Akurat

Waspada, Ini Warna Urine Ketika Mengalami Gagal Ginjal

Iwan Gunawan | 14 Maret 2024, 16:51 WIB
Waspada, Ini Warna Urine Ketika Mengalami Gagal Ginjal



AKURAT.CO Indikasi penyakit gagal ginjal dapat terlihat melalui warna urine atau air seni yang keluar.

Urine dapat berubah warna atau menggelapkannya berdasarkan peningkatan protein, gula dan sel darah di dalam tubuh.

Terkadang, perubahan warna urine mengisyaratkan bahwa ginjal tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Namun urine bisa berubah warna karena berbagai alasan, termasuk dehidrasi, makanan atau minuman yang baru saja dikonsumsi atau alasan lainnya.

Dikutip dari Healthline, Kamis (14/3/2023), apabila penderita memiliki warna urine kuning tua, merah atau coklat, ini menunjukkan bahwa ginjal mengalami gangguan fungsi.

Baca Juga: 7 Fakta Unik Tentang Urine, Kamu Wajib Tahu!

Namun, tidak semua urine yang berwarna lebih gelap merupakan gejala kondisi kesehatan ginjal.

Urine berwarna kuning gelap juga bisa berarti tubuh sedang mengalami dehidrasi.

Bagi sebagian orang, urine bisa berubah menjadi merah setelah makan bit atau makanan dengan pewarna dan mengonsumsi obat tertentu.

Penyebab urine berubah warna ketika mengalami gagal ginjal.

Ginjal biasanya membuang limbah cair dari tubuh dan menjaga keseimbangan mineral, garam dan air.

Jika menderita gagal ginjal, ginjal mungkin menahan cairan dan limbah berbahaya yang dapat menumpuk di tubuh.

Apabila ini terjadi maka urine mengandung kelebihan protein, racun dan darah. Hal ini dapat menyebabkan urin berubah warna menjadi lebih gelap, coklat atau bahkan agak merah.

Baca Juga: Yuk Ketahui Kondisi Kesehatan Si Kecil Lewat Warna Urine

Apa warna urine saat ginjal sehat?

Umumnya jika urine berwarna bening atau kuning pucat itu menandakan tubuh terhidrasi dengan cukup dan ginjal bekerja dengan baik, namun warna urine bisa bermacam-macam.

Berikut warna lain urine dan pengaruhnya bagi kesehatan:

- Kuning tua: Warna urine ini mungkin menunjukkan tubuh dehidrasi dan perlu minum lebih banyak air.
- Merah muda hingga kemerahan: Warna urine ini mungkin disebabkan oleh sesuatu yang dikonsumsi atau mungkin ada darah di urin. Oleh karena itu hubungi ahli kesehatan untuk melakukan tes apabila merasa ada darah di urin.
- Biru: Urine membiru jika mengonsumsi sesuatu yang mengandung pewarna makanan yang belum larut selama pencernaan.
- Berbusa atau bersoda: Jika urine sangat berbusa sehingga perlu membilasnya beberapa kali, mungkin ada protein dalam urine. Memiliki protein dalam urine bisa menjadi gejala gagal ginjal. Bicarakan dengan ahli kesehatan jika urin berbusa terus berlanjut.

Apa saja gejala gagal ginjal?

Banyak orang tidak menunjukkan gejala penyakit ginjal pada awalnya.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), sekitar 9 dari 10 orang dengan penyakit ginjal bahkan tidak menyadari bahwa mereka mengidapnya dan pada tahap awal gagal ginjal, gejalanya hanya sedikit.

Seiring berkembangnya penyakit ginjal, selain perubahan warna urine yang terlihat, mungkin ada gejala gagal ginjal lainnya, termasuk:

- Lebih sedikit urine saat buang air kecil
- Retensi cairan yang menyebabkan tungkai, pergelangan kaki dan kaki membengkak
- Kesulitan tidur
- Kram otot, terutama pada malam hari
- Kelelahan parah atau kantuk
- Mual yang sering dan berkepanjangan
- Sesak napas
- Nyeri atau tekanan di dada
- Kebingungan
- Kejang
- Koma.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

I
Reporter
Iwan Gunawan
W
Editor
Wahyu SK