Akurat

Selain Wangi, Ini 5 Manfaat Lilin Aroma Terapi Untuk Kesehatan

Tria Sutrisna | 29 Oktober 2023, 23:06 WIB
Selain Wangi, Ini 5 Manfaat Lilin Aroma Terapi Untuk Kesehatan

AKURAT.CO Scented candles atau lilin aroma terapi adalah salah satu produk yang saat ini sedang populer.

Seperti namanya, lilin aroma terapi sering digunakan sebagai pengharum ruangan yang dapat membantu mengurangi stres.

Saat ini, berbagai varian lilin aromaterapi sudah tersedia di pasaran, termasuk dari merek-merek lokal.

Selain memiliki wangi yang harum, lilin aroma terapi juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Saat ini, banyak orang membeli lilin aroma terapi sebagai salah satu cara untuk mengatasi stres dan kecemasan, karena efek menenangkan dan rasa nyaman yang dapat diberikannya pada tubuh.

Stres merupakan kondisi yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang mencari berbagai cara untuk mengatasi stres.

Salah satu cara untuk mengatasi stres adalah dengan menggunakan lilin aromaterapi.

Baca Juga: Minyak Balur Ini Atasi Insomnia dan Bisa untuk Aroma Terapi 

Selain digunakan untuk mengatasi stres, apa manfaat lain yang dapat diperoleh dari penggunaan lilin aroma terapi?

Jika Anda tengah ragu saat ingin membeli lilin aroma terapi, simak pembahasan ini.

Apa Itu Aroma Terapi?

Aroma terapi merupakan penggunaan minyak esensial yang berasal dari tanaman untuk meningkatkan kesehatan fisik dan emosional seseorang.

Minyak esensial ini dapat digunakan dalam berbagai cara, seperti difusor udara, pijatan, atau bahkan dengan menyalakan lilin aroma terapi yang mengeluarkan aroma dari minyak esensial.

Aroma terapi bertujuan untuk menciptakan rasa rileks, mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, serta membantu dalam pengobatan berbagai masalah kesehatan.

Manfaat Lilin Aroma Terapi

  1. Meredakan Stres

Manfaat pertama dari lilin aroma terapi adalah kemampuannya dalam meredakan stres. Lilin aromaterapi yang mengandung ekstrak lavender seperti yang dipublikasikan dalam Journal of Hindawi, dapat mengurangi kecemasan dan depresi secara holistik.

Selain itu, lavender juga dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur dengan menciptakan kondisi pikiran yang tenang.

Jadi, menggunakan lilin aroma terapi lavender bisa menjadi cara yang baik untuk meredakan stres.

Selain lavender, lilin aromaterapi dengan aroma seperti ylang ylang, yang bisa menenangkan saraf dan mengembalikan keseimbangan mental atau lilin dengan aroma citrus yang dapat membantu meredakan kemarahan dan frustrasi, juga bisa membantu.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Parfum Aroma Teh Tahan Lama Dan Bikin Rileks

  1. Meredakan Hidung Mampet

Menghirup aroma lilin aroma terapi daun mint dapat membantu meredakan pilek tanpa harus mengonsumsi obat-obatan yang mungkin berisiko bagi ginjal.

Caranya adalah dengan menyalakan lilin beraroma daun mint dan merasakan manfaatnya.

Lilin aroma terapi ini juga bisa membantu meredakan gejala flu, panas dan infeksi.

Aroma daun mint dapat membantu melunakkan lendir di hidung, membuat pernapasan lebih lega, dan membantu tubuh dalam menghadapi infeksi.

  1. Mengurangi Nyeri dan Ketegangan

Lilin aroma terapi dengan aroma seperti peppermint atau lavender bisa membantu meredakan nyeri otot dan ketegangan. Mereka menciptakan perasaan relaksasi.

  1. Meningkatkan Kualitas Tidur

Menggunakan lilin aroma terapi dengan aroma seperti lavender, marjoram, atau Roman chamomile dapat membantu Anda tidur lebih mudah dan beristirahat lebih nyenyak.

Cobalah menyalakannya sebelum tidur, dan Anda mungkin akan merasakan perubahan yang positif dalam kualitas tidur Anda.

  1. Meringankan Otot-otot Nyeri

Lilin aroma terapi juga dapat membantu meringankan otot-otot yang nyeri. Aroma-roma tertentu, seperti peppermint atau eucalyptus, memiliki sifat-sifat yang dapat membantu melemaskan otot-otot yang tegang dan meredakan rasa nyeri.

Cobalah menyalakan lilin aroma terapi dengan aroma-roma tersebut dan biarkan aroma mereka bekerja untuk mengurangi ketegangan otot Anda. (Mauldia Azzahra)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
W
Editor
Wahyu SK