Akurat

Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Terhindar Heat Stroke

Tria Sutrisna | 20 Oktober 2023, 14:45 WIB
Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Terhindar Heat Stroke

AKURAT.CO Indonesia sedang dilanda cuaca panas yang dapat menyebabkan heat stroke pada tubuh saat melakukan aktivitas di luar ruangan dengan waktu lama, salah satunya olahraga. 

Heat stroke, atau yang sering disebut sebagai serangan panas, tidak hanya terjadi ketika seseorang merasakan panas akibat cuaca panas atau sinar matahari yang terik.

Serangan panas dapat terjadi setelah olahraga, terutama ketika terjadi dehidrasi dan kehilangan banyak keringat, yang dapat membuat suhu tubuh meningkat selama berolahraga.

Heat Stroke adalah kondisi yang paling serius yang dapat terjadi akibat cuaca panas, di mana tubuh tidak mampu mengontrol suhu tubuh dengan baik.

Meskipun olahraga memiliki manfaat besar dalam menjaga kebugaran fisik dan menjaga tubuh tetap aktif dan sehat, penting untuk berolahraga dengan bijak, terutama dalam kondisi cuaca panas, agar terhindar dari risiko heat stroke.

Baca Juga: Ahli Kesehatan Jepang Sebut Masker Tidak Melulu Picu Heat Stroke

Pemantauan dehidrasi dan istirahat yang cukup juga penting saat berolahraga dalam cuaca panas untuk menjaga kesehatan tubuh.

Oleh sebab itu, perlu dilakukan beberapa cara untuk melakukan olahraga dengan aman agar terhindar dari risiko heat stroke.

Inilah beberapa tips untuk menghindari heat stroke agar olahraga tetap bisa bermanfaat untuk menjaga kebugaran dan terhindar dari bahaya heat stroke. Apa saja?

  1. Cukup Hidrasi

Pastikan untuk mengonsumsi cukup cairan untuk menggantikan cadangan air dan mineral yang hilang selama berolahraga dan dalam cuaca panas dengan minum air secukupnya.

  1. Jangan Makan Tepat Sebelum Olahraga

Tentu saja tubuh  memerlukan bahan bakar untuk beraktivitas. Namun, jika akan berolahraga saat cuaca panas, cobalah makan makanan ringan satu jam sebelum berolahraga. Seperti yang dijelaskan dalam laman NPR, proses pencernaan makanan membutuhkan darah dan energi di usus, yang dapat meningkatkan panas tubuh. Jika A mengonsumsi makanan berat, sebaiknya tunggu dua hingga tiga jam sebelum berolahraga di luar ruangan yang panas, karena makanan yang tinggi lemak dan protein memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna. Ini membantu mencegah peningkatan suhu tubuh yang berlebihan selama berolahraga dalam cuaca panas.

Baca Juga: Tanda-tanda Heat Stroke Akibat Suhu Panas dan Cara Mengatasinya

  1. Gunakan Pakaian Yang Tepat

Kenakan pakaian yang sesuai, terbuat dari bahan ringan dan longgar. Hindari mengenakan jaket, pakaian tebal, atau pakaian berwarna gelap karena akan menyerap panas dari lingkungan sekitar. Jika diperlukan, tambahkan kacamata dan topi ketika sinar matahari sangat terik.

  1. Gunakan Sunscreen

Selain menyebabkan panas dan ketidaknyamanan, paparan sinar matahari juga merupakan faktor risiko utama dalam kasus kanker kulit. Oleh karena itu, penting untuk mengambil langkah-langkah perlindungan.

Menurut Skin Cancer Foundation, disarankan untuk menggunakan tabir surya dengan spektrum luas yang tahan air, dengan setidaknya SPF 30. Gunakan sekitar dua sendok makan untuk melapisi seluruh tubuh, dan oleskan tabir surya ini sekitar 30 menit sebelum keluar rumah. Selain itu, penting untuk mengulangi penggunaan setiap dua jam untuk memastikan perlindungan kulit yang maksimal.

  1. Pemanasan

akukan pemanasan sebelum berolahraga secara teratur, minimal selama satu jam. Anda tidak perlu melakukan lari berat, namun Anda bisa melakukan aktivitas fisik sedang seperti berjalan cepat atau senam ringan. (Mauldia Azzahra)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
W
Editor
Wahyu SK