AKURAT.CO Kemarau panjang melanda hamper seluruh wilayah di dunia. Selain kekeringan, ancaman lain pun muncul akibat dari suhu udara yang terlampau tinggi, misalnya tubuh mengalami overheated alias kepanasan. Sebab, tubuh manusia memiliki batas suhu panas yang bisa ditahan. Jika melewati batas itu, maka tubuh akan mengalami overheated.
Dalam kondisi yang lebih parah, tubuh yang mengalami overheated juga rentan terserang heat stroke. Heat stroke bahkan bisa menyebabkan kerusakan otak dan organ internal lainnya hingga kematian, lho. Seperti dilansir WebMD, heat stroke secara medis didefinisikan sebagai kondisi saat suhu inti tubuh berada di atas 40 derajat Celcius.
Lalu, bagaimana tanda saat tubuh mengalami overheated dan apa yang harus kita lakukan untuk mengatasinya?
1. Tidak lagi berkeringat meski panas
Keringat bisa menjadi sinyal mengenai kesehatan seseorang. Dengan berkeringat, maka suhu tubuh dapat dipulihkan ke dalam kondisi normal. Akan tetapi, kamu perlu waspada jika jumlah keringat yang dikeluarkan mengalami perubahan. Saat seseorang mengalami dehidrasi parah, keringat akan berhenti mengucur. Hal ini menjadi tanda merah bagi tubuhmu.
Tanpa keringat, tubuh akan kehilangan kemampuannya untuk menurunkan suhu dirinya sendiri. Dengan begitu, suhu tubuh akan terus naik dan mengarah pada heat stroke. Jika hal itu terjadi, maka segera lepaskan pakaian, minum air mineral, dan bila perlu kompres tubuh dengan es.
2. Pandangan menjadi kabur
Pandangan yang kabur akibat pusing merupakan salah satu tanda kalau kamu mengalami overheated. Saat jaringan saraf halus di otak memanas, maka sangat mungkin terjadi sakit kepala, kebingungan, kelesuan mental, dan pusing.
Cuaca yang sangat panas juga membuat fungsi jaringan saraf di tubuh menjadi tak menentu dan tiba-tiba kamu akan merasa mual. Jika mulai merasakan gejala tersebut, segeralah beristirahat di tempat teduh dan minum yang banyak untuk mendinginkan suhu tubuhmu.
3. Munculnya ruam
Tanda overheated berikutnya yaitu munculnya ruam. Ruam merupakan bitnik kemerahan yang muncul pada permukaan kulit. Munculnya ruam ini sebagai akibat dari tersumbatnya keringat sehingga menyebabkan peradangan yang ditandai dengan kemunculan bintik-bintik merah. Untuk mengatasinya, gunakan pakaian longgar dan ringan selama cuaca panas dan tetap berada di tempat teduh untuk mencegah heat stroke.
4. Terjadi kram pada otot
Tanda lainnya jika kamu mengalami overheated yaitu kram otot. Ini biasanya terjadi jika kamu aktif berkegiatan di luar ruangan saat cuaca panas, lalu mengalami dehidrasi. Untuk mengatasi kram otot, kamu perlu mendinginkan suhu tubuh dengan posisi duduk dan melakukan peregangan hingga kram dirasa hilang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





