Akurat Logo

Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu

Ayu Rachmaningtyas | 16 Oktober 2026, 17:39 WIB
Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
Mantan Presiden RI, Joko Widodo, menduga isu ijazah palsu dirinya dan Wapres Gibran dimanfaatkan pihak tertentu untuk menurunkan reputasi politik. - Foto: Tangkapan layar Instagram @Solokini

AKURAT.CO Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, menilai polemik tudingan ijazah palsu yang kembali menyeret dirinya dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak lepas dari operasi politik.

Ia menduga isu tersebut dimanfaatkan pihak tertentu untuk menurunkan reputasi politik keduanya.

Menurut Jokowi, selain pihak yang menjalankan operasi politik, terdapat juga pihak lain yang menunggangi persoalan tersebut.

Kendati demikian, Jokowi mengaku tidak terlalu mempersoalkannya.

"Iya, kan sudah saya sampaikan sejak awal, ini ada operasi politik. Kemudian ada penumpang gelap yang menunggangi lagi," kata Jokowi, kepada wartawan di kediamannya di Surakarta, Jumat (16/10/2026).

Baca Juga: Jokowi Buka Suara soal Putusan MK dan Pendidikan Gibran, Singgung Sistem di Luar Negeri

Saat ditanya apakah operasi politik yang dimaksud ditujukan kepada dirinya atau Gibran, Jokowi menyebut keduanya sama-sama berpotensi menjadi sasaran.

"Ya dua-duanya bisa," ujarnya.

Menurut Jokowi, isu ijazah palsu dirinya dan Gibran juga menjadi potensi untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari persoalan lain.

Tidak menutup kemungkinan polemik tersebut sengaja dimanfaatkan untuk merusak citra politik seseorang.

"Jadi menjadi ramai sekali. Tapi ya buat saya, biasa saja," tuturnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.