Bahaya Penggunaan Softlens Yang Berlebihan, Bisa Sebabkan Kebutaan

AKURAT.CO Panca indra yang sangat penting bagi manusia adalah mata. Karena melalui ini, seseorang bisa melihat dunia dengan jelas.
Namun, tidak sedikit orang yang kini telah menderita rabun dekat maupun jauh.
Maka dibutuhkan alat bantuan supaya dapat melihat sesuatu dengan jelas, misalnya kacamata dan softlens.
Softlens atau kontak lensa adalah salah satu alat penunjang untuk seorang penderita rabun. Selain itu, ini juga bisa menjaga penampilan agar terlihat lebih cantik dibandingkan memakai kacamata.
Baca Juga: Waspada! 6 Kebiasaan Buruk Penggunaan Softlens Yang Wajib Diperhatikan
Bahkan, softlens sering kali digunakan oleh orang yang tidak memiliki riwayat mata rabun.
Dampak Softlens Bagi Mata
Penggunaan softlens sebenarnya tidak masalah apabila dilakukan dalam keadaan bersih dan terawat. Namun, perlu diketahui bahwa ada bahaya yang mengintai jika tidak berhati-hati.
Berikut adalah risiko yang kemungkinan besar terjadi, di antaranya:
- Mata menjadi kering
Pemakaian softlens yang berlebihan bisa memicu mata menjadi gampang kering. Gangguan ini menyebabkan rasa sakit, terbakar, hingga penglihatan menjadi kabur
- Mengalami mata merah
Jika seseorang tetap menggunakan softlens dalam keadaan mata yang terinfeksi, maka gangguan ini bisa menjurus ke telinga bagian tengah. Selain itu, bisa menginfeksi lapisan pelindung saraf tulang belakang otak.
Dampak lainnya yang kemungkinan timbul adalah keratitis atau peradangan pada kornea mata. Hal ini bisa memicu kebutaan apabila ada luka di area kornea mata.
Baca Juga: Softlens Bukan Solusi Pengganti Kacamata
- Abrasi kornea
Risiko ini bisa menyebabkan goresan pada mata (abrasi). Biasanya ditandai dengan rasa tidak nyaman, sakit yang parah dan berujung penurunan penglihatan.
Menurut beberapa sumber, Senin (18/9/2023), softlens bisa membahayakan epitel kornea. Karena lensa kontak bertindak sebagai vektor patogen atau tempat perkembangan keratitis bakteri. Penumpukan bakteri inilah yang meningkatan risiko abrasi kornea pada pengguna
- Infeksi dan ulkus kornea
Apabila dalam kondisi seperti ini, maka dibutuhkan penanganan medis secepatnya. Ciri-cirinya ditandai dengan mata berair, mata merah, pandangan kabur dan pembengkakan kelopak mata
- Pelebaran pembuluh darah
Kondisi ini terjadi apabila penggunaan softlens yang tidak tepat. Biasanya mata terlihat merah, terasa tidak nyaman dan perih
Gejala Yang Timbul Akibat Softlens
Apabila penggunaan softlens yang terlalu lama atau tidak sesuai dengan aturan bisa menimbulkan beberapa keluhan, seperti:
- Mata menjadi tidak nyaman
- Mengeluarkan air mata secara berlebihan
- Sensivitas tidak biasa terhadap cahaya
- Mudah terasa gatal, terbakar hingga berpasir
- Kemerahan pada mata
- Penglihatan menjadi kabur
- Pembengkakan
- Muncul rasa sakit
Adapun cara untuk mengatasi keluhan pada mata akibat softlens sebagai berikut:
- Jika mengalami infeksi pada mata, segera lepaskan softlens.
- Minta penanganan medis apabila kondisi mata yang tidak memungkinkan.
- Simpan softlens tersebut supaya dokter bisa menentukan penyebab munculnya keluhan pada mata.
- Menjaga kebersihan tangan dan mata.
- Rutin mengganti softlens sesuai dengan jadwalnya.
- Wajib melepaskan softlens saat mau tidur.
Demikian penjelasan mengenai bahaya penggunaan softlens yang berlebihan.
Apabila kamu merasakan keluhan seperti di atas, segera minta pertolongan orang terdekat atau medis. (Tasya Nurhaliza Putri)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









