10 Ciri Maternal Burnout, Kondisi Ibu Dengan Emosional Berlebihan
| 18 September 2023, 16:08 WIB

AKURAT.CO Maternal burnout adalah kondisi psikologis yang dapat dialami oleh ibu yang merasa kelelahan, stres, dan terlalu terbebani oleh tugas-tugas sehari-hari yang terkait dengan merawat anak-anak mereka.
Meskipun menjadi seorang ibu adalah pengalaman yang sangat berharga, namun tugas-tugas tersebut dapat menumpuk dan memicu kelelahan yang parah.
Berikut ini 10 ciri maternal burnout yang telah dikutip dari berbagai sumber, Senin (19/8/2023).
10 Ciri Maternal Burnout
1. Kecenderungan menyebut diri sendiri dengan kata-kata negatif
Ibu yang mengalami maternal burnout cenderung merasa rendah diri dan sering menggunakan kata-kata negatif untuk mendeskripsikan diri mereka sendiri.
Mereka mungkin merasa bahwa mereka tidak cukup baik dalam menjalankan peran sebagai ibu.
2. Berkurangnya rasa kasih sayang terhadap anak
Salah satu ciri maternal burnout adalah berkurangnya rasa kasih sayang terhadap anak-anak. Ibu yang mengalami burnout mungkin merasa sulit untuk terhubung emosional dengan anak-anak mereka.
3. Perasaan terus menerus cemas dan stres
Ibu yang mengalami burnout sering merasa cemas dan stres secara terus-menerus.
Mereka merasa bahwa mereka tidak dapat mengatasi tugas-tugas sehari-hari dan merasa tertekan.
Baca Juga: 5 Jenis Film Yang Perlu Dihindari Ibu Hamil, Dapat Memengaruhi Mood Dan Perilaku
4. Kelelahan dan emosional yang berlebihan
Kelelahan fisik dan mental yang berlebihan adalah salah satu ciri paling jelas dari maternal burnout.
4. Kelelahan dan emosional yang berlebihan
Kelelahan fisik dan mental yang berlebihan adalah salah satu ciri paling jelas dari maternal burnout.
Ibu yang mengalami kondisi ini mungkin merasa lelah sepanjang waktu, bahkan setelah tidur yang cukup.
5. Isolasi sosial
Ibu yang mengalami burnout cenderung menarik diri dari interaksi sosial. Mereka merasa terlalu lelah atau stres untuk bersosialisasi dengan teman-teman atau keluarga.
6. Penurunan kualitas pelayanan kepada anak
5. Isolasi sosial
Ibu yang mengalami burnout cenderung menarik diri dari interaksi sosial. Mereka merasa terlalu lelah atau stres untuk bersosialisasi dengan teman-teman atau keluarga.
6. Penurunan kualitas pelayanan kepada anak
Ibu yang mengalami burnout mungkin menunjukkan penurunan kualitas perawatan dan perhatian terhadap anak-anak mereka. Mereka mungkin tidak sabar atau tidak responsif terhadap kebutuhan anak-anak.
Baca Juga: Cara Jitu Agar Punya Mental Kuat, Salah Satunya Dengan Mengelola Stres
7. Hilangnya minat pada hobi dan aktivitas yang disukai
Ibu yang mengalami burnout mungkin kehilangan minat pada hobi dan aktivitas yang mereka nikmati sebelumnya.
7. Hilangnya minat pada hobi dan aktivitas yang disukai
Ibu yang mengalami burnout mungkin kehilangan minat pada hobi dan aktivitas yang mereka nikmati sebelumnya.
Mereka mungkin merasa tidak memiliki waktu atau energi untuk melakukan hal-hal yang mereka sukai.
8. Perasaan terus menerus bersalah
Perasaan bersalah adalah ciri lain dari maternal burnout. Ibu yang mengalami kondisi ini mungkin merasa bersalah karena merasa tidak cukup baik sebagai ibu atau karena merasa terlalu lelah untuk melakukan lebih banyak hal untuk anak-anak mereka.
9. Gangguan tidur
Gangguan tidur seperti insomnia atau tidur yang tidak nyenyak adalah masalah umum yang dialami oleh ibu yang mengalami maternal burnout. Kelelahan dan stres dapat mengganggu pola tidur normal.
10. Menarik diri dari pasangan
Ibu yang mengalami burnout mungkin juga menarik diri dari hubungan dengan pasangan mereka. Mereka mungkin merasa terlalu lelah atau stres untuk terlibat dalam hubungan yang sehat.
8. Perasaan terus menerus bersalah
Perasaan bersalah adalah ciri lain dari maternal burnout. Ibu yang mengalami kondisi ini mungkin merasa bersalah karena merasa tidak cukup baik sebagai ibu atau karena merasa terlalu lelah untuk melakukan lebih banyak hal untuk anak-anak mereka.
9. Gangguan tidur
Gangguan tidur seperti insomnia atau tidur yang tidak nyenyak adalah masalah umum yang dialami oleh ibu yang mengalami maternal burnout. Kelelahan dan stres dapat mengganggu pola tidur normal.
10. Menarik diri dari pasangan
Ibu yang mengalami burnout mungkin juga menarik diri dari hubungan dengan pasangan mereka. Mereka mungkin merasa terlalu lelah atau stres untuk terlibat dalam hubungan yang sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
W
Editor
Wahyu SK









