Akurat

Begini Cara Mengolah Santan agar Tidak Pecah dan Rasanya Tetap Gurih, Simpel Banget!

Ratu Tiara | 23 Februari 2026, 18:54 WIB
Begini Cara Mengolah Santan agar Tidak Pecah dan Rasanya Tetap Gurih, Simpel Banget!
Santan

AKURAT.CO Santan merupakan bahan penting dalam berbagai masakan khas Indonesia, seperti gulai, rendang, opor, hingga sayur lodeh. Namun, banyak orang sering mengalami kendala saat mengolah santan karena mudah pecah saat dimasak.

Kondisi ini membuat tampilan masakan menjadi kurang menarik, kuah tampak berminyak, dan cita rasanya pun berkurang. Lalu, bagaimana cara mengolah santan agar tidak pecah? Simak panduan lengkapnya berikut ini.

Santan sebenarnya merupakan emulsi alami, yaitu campuran antara minyak, air, dan protein. Saat proses pemanasan tidak dilakukan dengan benar, emulsi ini bisa rusak sehingga air dan minyak terpisah.

Inilah yang menyebabkan santan tampak menggumpal dan keluar minyaknya.

 Baca Juga: Pertamina Trans Kontinental Uji Kesiapan Sistem Keamanan Pelabuhan Energi di Tanjung Santan

Beberapa penyebab yang membuat santan pecah saat dimasak, di antaranya:

  • Menggunakan api terlalu besar: Suhu tinggi membuat air dan minyak dalam santan terpisah. Akibatnya, santan menjadi berminyak dan tidak menyatu.

  • Kurang diaduk saat dimasak: Santan perlu diaduk terus-menerus agar panas tersebar merata. Jika dibiarkan bagian bawah wajan bisa terlalu panas dan membuat santan menggumpal.

  • Kualitas santan yang kurang baik: Santan yang sudah lama diperas atau tidak disimpan dengan benar lebih mudah pecah karena kandungan minyaknya terpisah.

  • Santan tidak diolah secara bertahap: Jika langsung menggunakan santan kental sejak awal memasak, risiko pecah akan lebih besar karena santan tidak tahan panas tinggi dalam waktu lama.

 Baca Juga: Resep Santan Tongkol Pedas, Menu Rumahan yang Nikmatnya Tiada Tara

Cara Mengolah Santan agar Tidak pecah

Agar santan tetap lembut, gurih, dan tidak pecah, ada beberapa teknik yang perlu diperhatikan. Berikut langkah-langkahnya:

1. Gunakan Api Kecil hingga Sedang

Langkah pertama agar santan tidak pecah adalah mengatur suhu saat memasak. Hindari menggunakan api besar karena panas yang terlalu tinggi dapat merusak struktur santan.

Panas berlebih membuat minyak dan air dalam santan terpisah, sehingga muncul gumpalan dan tampak berminyak. Gunakan api kecil hingga sedang agar santan tetap stabil dan kuah lebih halus.

2. Aduk Santan Secara Rutin

Santan perlu diaduk perlahan dan terus-menerus sejak awal proses memasak. Pengadukan membantu mendistribusikan panas secara merata dan mencegah bagian bawah santan gosong.

Gunakan spatula kayu atau sendok sayur, dan aduk dengan gerakan lembut agar emulsi antara air dan minyak tetap terjaga.

3. Masukkan Santan di Tahap Akhir Memasak

Cara ini sangat penting terutama saat membuat masakan yang dimasak lama seperti gulai atau kare. Sebaiknya, bahan utama dimasak hingga hampir matang terlebih dahulu, baru kemudian santan dimasukkan.

Dengan begitu, santan tidak terlalu lama terkena panas tinggi dan tetap lembut tanpa pecah.

4. Gunakan Kombinasi Santan Encer dan Kental

Untuk hasil masakan yang lebih baik, kamu bisa menggunakan dua jenis santan. Tambahkan santan encer di awal proses memasak agar bumbu dan bahan lebih meresap, lalu masukkan santan kental di tahap akhir untuk menambah kekayaan rasa. Teknik ini menjaga santan tetap stabil dan tidak mudah pecah.

5. Hindari Penambahan Bahan Panas Secara Tiba-tiba

Jika ingin mencampurkan santan dengan bahan yang masih panas, lakukan secara bertahap. Masukkan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk.

Perbedaan suhu yang ekstrem antara santan dingin dan bahan panas dapat menyebabkan santan pecah. Prinsipnya, biarkan suhu menyesuaikan secara perlahan.

6. Gunakan Santan Segar dan Berkualitas

Kualitas santan juga berpengaruh besar pada hasil akhir masakan. Gunakan santan segar yang baru diperas agar tekstur dan rasanya tetap gurih.

Jika memakai santan kemasan, pastikan belum melewati tanggal kedaluwarsa dan dikocok terlebih dahulu sebelum digunakan agar tercampur rata.

7. Tambahkan Daun atau Rempah Penstabil

Beberapa rempah alami dapat membantu menjaga tekstur santan agar tidak pecah, seperti:

  • Daun salam

  • Serai yang dimemarkan

  • Daun jeruk

  • Daun pandan

Rempah-rempah ini tidak hanya menambah aroma, tapi juga membantu menstabilkan minyak dalam santan.

8. Hindari Mencampur Santan dengan Bahan Asam

Bahan asam seperti cuka, tomat, atau belimbing wuluh dapat memicu santan pecah jika dimasak bersamaan. Sebaiknya tambahkan bahan asam setelah masakan matang, atau masak secara terpisah.

9. Gunakan Sedikit Tepung untuk Menstabilkan Santan

Jika ingin lebih aman, kamu bisa menambahkan sedikit tepung maizena atau tepung beras (sekitar 1 sendok teh per 500 ml santan) sebelum dimasak.

Campurkan tepung dengan santan dingin dan aduk rata. Cara ini membantu menjaga konsistensi santan agar tidak terpisah saat dipanaskan.

Cara mengolah santan agar tidak pecah sebenarnya sederhana, yaitu dengan mengatur api kecil, mengaduk santan secara rutin, menambahkan santan di tahap akhir, dan menjaga kualitasnya.

Dengan langkah-langkah ini, kamu bisa menghasilkan masakan bersantan yang lembut, gurih, dan menggugah selera tanpa khawatir kuahnya pecah.

Vania Tri Yuniar (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
Reporter
Ratu Tiara
R