Mau Nasi Tahan Lama? Begini Cara Mencuci Beras yang Benar

AKURAT.CO Banyak orang tidak menyadari bahwa cara mencuci beras berpengaruh besar terhadap ketahanan nasi.
Proses pencucian yang kurang tepat dapat membuat nasi lebih cepat basi, bahkan meski baru dimasak.
Dengan menerapkan cara mencuci beras yang benar, kualitas nasi dapat terjaga lebih lama, tetap pulen, dan tidak bau.
Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Ini Dampak Buruk Mencuci Beras Pakai Panci Penanak Nasi
Cara Mencuci Beras yang Benar
1. Gunakan air bersih dengan suhu tepat
Pastikan menggunakan air bersih yang tidak terlalu dingin dan hindari air hangat karena dapat mempercepat pelunakan pati pada beras.
2. Cuci secukupnya, jangan terlalu sering
Cuci beras sebanyak dua hingga tiga kali saja. Jika air sudah tidak terlalu keruh, hentikan proses pencucian.
Mencuci hingga air benar-benar jernih justru dapat menghilangkan lapisan pelindung alami beras.
3. Aduk dengan lembut
Gunakan tangan yang bersih untuk mengaduk atau menggosok beras secara perlahan. Hindari tekanan berlebih agar butiran beras tidak pecah atau rusak.
4. Bilas dengan air matang
Gunakan air matang untuk bilasan terakhir agar beras lebih higienis dan nasi yang dihasilkan menjadi lebih bersih serta tahan lama.
5. Tiriskan dengan cepat
Segera tiriskan beras setelah dicuci. Hindari merendam terlalu lama karena dapat menyebabkan beras menyerap air berlebih dan membuat nasi mudah lembek setelah dimasak.
Baca Juga: Pemerintah Kirim Ribuan Ton Beras dan Minyak Goreng untuk Korban Banjir di Sumut, Sumbar dan Aceh
Tips Agar Nasi Lebih Tahan Lama
1. Tambahkan air jeruk nipis atau lemon
Saat menanak nasi, tambahkan beberapa tetes air jeruk nipis atau lemon ke dalam air.
Kandungan asam alaminya dapat membantu menekan pertumbuhan bakteri sekaligus membuat aroma nasi lebih segar.
2. Buka penutup setelah nasi matang
Begitu nasi matang, segera buka penutup rice cooker agar uap panas tidak menetes kembali ke nasi. Kelembapan berlebih bisa mempercepat proses pembusukan dan membuat nasi cepat basi.
3. Simpan di kulkas bila tidak langsung di konsumsi
Sisa nasi sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup dan dimasukkan ke dalam kulkas.
Pada suhu dingin, nasi dapat bertahan hingga 3–4 hari, atau sampai satu bulan jika disimpan di freezer.
Menjaga kualitas nasi agar tidak cepat basi tidak hanya bergantung pada cara penyimpanan, tetapi juga dimulai dari langkah sederhana saat mencuci beras.
Dengan teknik yang tepat dan perawatan setelah menanak, nasi bisa tetap pulen, higienis, dan tahan lebih lama tanpa kehilangan cita rasa aslinya.
Aqila Shafiqa Aryaputri (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








