Turki dan Suriah Siap Aktifkan Perbatasan Penuh Mulai November

AKURAT.CO Koordinasi dan integrasi di jalur perbatasan antara Turki dan Suriah menunjukkan kemajuan pesat. Kesepakatan transportasi transit lintas batas antara kedua negara dipastikan akan berlaku penuh pada bulan November ini.
Mazen Alloush, Direktur Hubungan Masyarakat di Otoritas Umum Pelabuhan Darat dan Laut Suriah, mengatakan bahwa pertemuan antara pejabat kedua negara digelar hampir setiap minggu.
“Setiap kali ada masalah, kami segera berkoordinasi dan menyelesaikannya bersama pihak Turki,” ujarnya kepada Anadolu Agency.
Alloush menyampaikan apresiasi kepada Ankara atas dukungan yang diberikan kepada Damaskus sejak “masa pembebasan.”
Menurutnya, kerja sama di bidang perdagangan, transportasi, dan manajemen perbatasan terus berjalan secara positif.
Penerapan Penuh Perjanjian Transit Turki-Suriah
Kesepakatan transportasi transit yang ditandatangani di Istanbul pada Agustus lalu kini mulai diterapkan. Sistem pemindahan kargo (transshipment) akan dihentikan mulai akhir November, dan kendaraan lintas batas akan beroperasi secara langsung.
Visa bagi pengemudi Suriah kini dapat diterbitkan melalui Konsulat Turki di Aleppo hanya dalam waktu 10 hari. Sebaliknya, pengemudi Turki juga bisa memperoleh visa langsung di pos perbatasan.
Alloush menambahkan, otoritas Turki telah memberikan izin awal bagi warga Suriah yang memiliki kewarganegaraan ganda untuk memasuki Turki dengan kendaraan berpelat Suriah. Kebijakan ini akan mulai diterapkan dalam waktu dekat.
Dukungan Turki dan Pemulihan Infrastruktur Suriah
Menurut Alloush, dukungan Turki terhadap pembangunan kembali Suriah masih berlanjut, terutama dalam hal modernisasi transportasi darat. Tujuannya, agar armada angkutan Suriah kembali mampu mencapai Rusia, Georgia, Ukraina, Eropa, hingga negara-negara Teluk melalui jalur darat via Turki.
Selain itu, radar baru telah dipasang di Bandara Internasional Damaskus, memungkinkan penerbangan malam hari berjalan aman. Ia juga menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan dari Turki terus mengalir tanpa hambatan.
Sejak wilayah Suriah dibebaskan pada 8 Desember 2024, total 110.000 kontainer telah diproses di pelabuhan Latakia dan Tartus. Lebih dari 3 juta ton bahan bakar telah diimpor, sementara komoditas utama ekspor adalah fosfat dan hewan ternak hidup.
Perang Melawan Korupsi dan Penyelundupan
Alloush menegaskan bahwa praktik korupsi, suap, dan penyelundupan yang marak pada masa rezim lama kini telah diberantas sepenuhnya. Semua layanan di pelabuhan dan pos lintas batas kini bebas biaya dan transparan.
Untuk mencegah penyelundupan narkotika, Suriah menerapkan sistem pengawasan ketat menggunakan anjing pelacak K9 dan pemindai X-ray canggih di seluruh pintu masuk perbatasan. Sebanyak 20 unit mesin pemindai baru akan dioperasikan untuk memastikan keamanan setara standar internasional.
Kemudahan Baru bagi Warga Suriah di Perbatasan
Bagi warga Suriah dengan kewarganegaraan ganda, kini diperbolehkan membawa kendaraan ke Suriah menggunakan paspor yang masih berlaku atau bahkan kedaluwarsa, selama bisa membuktikan kewarganegaraan. Uang jaminan kendaraan di pos perbatasan juga diturunkan dari 50 dolar AS menjadi 15 dolar AS, sebagai langkah mempermudah pergerakan warga.
“All gates are open to our people. Kami sedang membangun koridor transit internasional modern di atas reruntuhan gerbang lama,” ujar Alloush.
Ia menambahkan, pada tahun depan, seluruh perbatasan Suriah akan beroperasi penuh, aktif secara ekonomi, dan memenuhi standar internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









