Akurat

Kepala Staf Angkatan Darat Libya dan Sejumlah Petinggi Militer Tewas dalam Kecelakaan Penerbangan

Fitra Iskandar | 24 Desember 2025, 07:26 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat Libya dan Sejumlah Petinggi Militer  Tewas dalam Kecelakaan Penerbangan


AKURAT.CO Sebuah kecelakaan penerbangan Selasa malam (23/12) di Turki menjadi tragedi bagi miiter negara itu. Pesawat jet pribadi yang membawa jajaran petinggi militer dilaporkan jatuh. Kepala Staf Angkatan Darat Libya, Mohammed Ali Ahmed Al-Haddad tewas dalam kecelakaan tersebut.

Kabar duka ini langsung mengguncang Tripoli. Perdana Menteri Libya, Abdulhamid Dbeibah, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya tokoh penting militer tersebut. Ia menyebut kepergian Al-Haddad sebagai kehilangan besar, bukan hanya bagi institusi angkatan bersenjata, tetapi juga bagi seluruh bangsa Libya, sebagaimana dikutip Reuters, Rabu (24/12/2025).

Insiden terjadi pada Selasa malam waktu setempat. Pesawat yang ditumpangi Al-Haddad diketahui baru saja lepas landas dari Bandara Esenboga, Ankara, dan dijadwalkan terbang menuju Tripoli. Namun dalam perjalanan, jet tersebut kehilangan kontak dengan otoritas penerbangan.

Menurut laporan AFP, pesawat yang digunakan adalah jet bisnis tipe Falcon 50. Menteri Dalam Negeri Turki, Ali Yerlikaya, menyatakan bahwa kontak terakhir dengan pesawat bernomor ekor 9H-DFJ itu tercatat pada pukul 20.52 waktu setempat, tak lama setelah keberangkatan pada pukul 20.10.

Di dalam pesawat, selain Kepala Staf Angkatan Darat Libya, turut berada sejumlah pejabat tinggi militer lainnya, termasuk komandan pasukan darat Libya, direktur otoritas manufaktur militer, seorang penasihat kepala staf, serta seorang fotografer dari kantor kepala staf.

Sebelum hilang sepenuhnya, pesawat sempat mengirimkan sinyal pendaratan darurat di wilayah dekat Haymana, sekitar 74 kilometer dari Ankara. Tim penyelamat kemudian menemukan puing-puing pesawat di sekitar desa Kesikkavak, distrik Haymana, yang memastikan jatuhnya pesawat tersebut dan menewaskan seluruh penumpang di dalamnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.