Puing Drone Iran Shahed-136 Dipamerkan di Parlemen Inggris

AKURAT.CO Sebuah kelompok advokasi internasional memamerkan puing-puing pesawat nirawak (drone) buatan Iran di Parlemen Inggris pada Selasa (14/10), dalam pameran publik pertama senjata jenis itu di Eropa.
Pameran tersebut diselenggarakan oleh United Against Nuclear Iran (UANI) bekerja sama dengan Ketua Dewan Rakyat Inggris, menampilkan drone Shahed-136 yang disebut telah ditembak jatuh di Ukraina.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Polandia Radosław Sikorski, serta sejumlah anggota parlemen Inggris, termasuk Tom Tugendhat.
Dalam sambutannya, Sikorski menyerukan agar negara-negara Eropa tetap memberikan dukungan militer dan politik yang konsisten kepada Ukraina. Ia menekankan bahwa penyediaan senjata jarak jauh dan sistem pertahanan udara bagi Kyiv merupakan langkah penting untuk melindungi keamanan Eropa.
UANI menyatakan bahwa sanksi internasional baru terhadap Iran, termasuk pemulihan sanksi Dewan Keamanan PBB, dapat membantu menekan penyebaran senjata buatan Teheran. Organisasi tersebut juga berencana merilis detail tambahan terkait pameran itu dalam waktu dekat.
Menurut pejabat Barat, Iran telah memasok drone Shahed ke Rusia untuk digunakan dalam perang di Ukraina. Drone tersebut dikenal murah, mematikan, dan mudah diproduksi massal, menjadikannya senjata utama Rusia dalam menyerang infrastruktur dan sasaran sipil Ukraina.
Pameran ini digelar hanya beberapa minggu setelah pesawat nirawak Rusia dilaporkan melanggar wilayah udara Polandia, serta meningkatnya laporan penampakan drone tak dikenal di langit wilayah NATO.
Sejak awal 2025, Rusia dilaporkan telah meluncurkan lebih dari 38.000 drone Shahed, menyebabkan kerusakan besar di medan perang dan menghancurkan sejumlah fasilitas sipil Ukraina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








