Akurat

India dan China Buka Kembali Penerbangan Langsung Setelah 5 Tahun

Kumoro Damarjati | 3 Oktober 2025, 13:19 WIB
India dan China Buka Kembali Penerbangan Langsung Setelah 5 Tahun


AKURAT.CO Hubungan India dan China mulai mencair setelah otoritas India mengumumkan rencana pembukaan kembali penerbangan langsung India-China yang sempat terhenti selama lima tahun.

Penerbangan langsung antara kedua negara ditangguhkan sejak pandemi Covid-19 pada 2020. Ketegangan perbatasan yang berkepanjangan di Himalaya membuat penerbangan itu tidak kunjung dilanjutkan hingga kini.

Penerbangan Dibuka Kembali Akhir Oktober

Kedutaan Besar India untuk Tiongkok menyatakan dalam unggahan di WeChat bahwa penerbangan antar kota yang ditunjuk akan kembali beroperasi pada akhir Oktober, tergantung pada keputusan maskapai komersial.

“Pembukaan kembali penerbangan ini merupakan bagian dari pendekatan pemerintah India menuju normalisasi hubungan India-China secara bertahap,” tulis Kedubes India.

Maskapai penerbangan terbesar India, IndiGo, juga telah mengumumkan rencana memulai kembali rute Kolkata–Guangzhou mulai 26 Oktober 2025.

Upaya Normalisasi Hubungan India-China

Langkah ini menyusul kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Tiongkok bulan lalu untuk menghadiri forum keamanan regional. Kunjungan tersebut menjadi yang pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir dan menandai upaya kedua negara memperbaiki hubungan diplomatik.

Hubungan India-China memburuk sejak bentrokan perbatasan 2020 di Himalaya yang menewaskan 20 tentara India dan 4 tentara Tiongkok. Insiden tersebut menjadi kekerasan terburuk dalam beberapa dekade dan membekukan interaksi politik tingkat tinggi kedua negara.

Harapan Baru Kerja Sama

Dengan dibukanya kembali penerbangan langsung India-China, publik dan pelaku bisnis diharapkan mendapat kemudahan mobilitas, terutama untuk mempererat kerja sama perdagangan dan investasi kedua negara Asia terbesar ini.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.