Korea Utara Promosikan Resor Pantai Baru Wonsan-Kalma, Sasar Wisatawan Rusia

AKURAT.CO Korea Utara sedang gencar mempromosikan resor pantai baru bernama Wonsan-Kalma, yang disebut Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un sebagai “resor wisata kelas dunia.” Tempat ini resmi dibuka 1 Juli lalu di Semenanjung Kalma sepanjang 4 kilometer, meski banyak hotelnya belum sepenuhnya selesai.
Festival dan Acara Promosi
Untuk menarik perhatian, pemerintah menggelar berbagai acara. Pekan ini, ada festival memasak lengkap dengan pameran hidangan lokal, kontes makanan instan, dan demo memasak oleh koki ternama. Sebelumnya, resor ini juga mengadakan pameran seni dengan ribuan karya.
Pariwisata Penting untuk Ekonomi
Pariwisata sempat berkembang pesat sebelum pandemi COVID-19. Tahun 2018, tercatat 200 ribu wisatawan asing, mayoritas dari Tiongkok. Pada 2019, jumlah turis Tiongkok diperkirakan melonjak hingga 350 ribu. Namun pandemi dan sanksi internasional terkait program nuklir Korea Utara membuat sektor ini merosot tajam.
Kim Jong Un berharap Wonsan-Kalma bisa menghidupkan kembali pariwisata negaranya. Saat ini, wisatawan Rusia menjadi target utama, seiring hubungan yang makin erat antara Pyongyang dan Moskow. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov bahkan sempat berkunjung pada Juli lalu. Saat ini hanya rombongan tur resmi dari Rusia yang diizinkan masuk.
Tantangan di Lapangan
Meski digadang bisa menampung hingga 40 ribu pengunjung per hari, citra satelit terbaru menunjukkan area parkir bus resor ini sepi sejak akhir Agustus, setelah sempat ramai pada Juli.
Sebagian besar negara, termasuk Amerika Serikat, tetap melarang warganya bepergian ke Korea Utara karena risiko penangkapan dan hukum pidana yang ketat.
Arah Kebijakan
Menurut analis 38 North, Korea Utara kini lebih fokus bekerja sama dengan Tiongkok dan Rusia, sambil mengandalkan wisatawan domestik, ketimbang mencari dukungan ekonomi dari Barat.
Pemerintah Korea Selatan berharap suatu saat program wisata lintas batas dapat dibuka kembali, sehingga warganya bisa mengunjungi Wonsan-Kalma dan destinasi lain seperti Gunung Kumgang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









