Lukisan Abad ke-18 yang Dijarah Nazi Ditemukan di Argentina Setelah Hilang 80 Tahun

AKURAT.CO Sebuah lukisan langka karya pelukis Italia Giuseppe Ghislandi akhirnya ditemukan di Argentina setelah hilang selama delapan dekade. Lukisan berjudul “Potret Seorang Wanita” ini merupakan mahakarya abad ke-18 yang sebelumnya dijarah oleh Nazi saat Perang Dunia II.
Pengadilan federal Argentina pada Rabu (3/9) mengumumkan bahwa karya seni itu kini telah diamankan setelah sempat dipamerkan di kota pesisir Mar del Plata. Penemuan ini menghebohkan dunia seni internasional karena lukisan tersebut tidak pernah terlihat lagi sejak lebih dari 80 tahun lalu.
Terungkap Lewat Iklan Properti
Keberadaan lukisan itu pertama kali terendus bulan lalu ketika sebuah foto berwarna dimunculkan dalam iklan properti daring. Iklan tersebut ternyata dipasang oleh Patricia Kadgien, putri Friedrich Kadgien, seorang perwira Nazi buronan yang dituding mencuri lukisan itu dari kolektor seni Eropa sebelum perang.
Jaksa federal Argentina, Daniel Adler, mengatakan penemuan ini tak lepas dari dorongan jurnalis dan masyarakat. “Publik berhak mengetahui karya seni bersejarah ini, yang ditemukan berkat investigasi media,” ujarnya dalam konferensi pers.
Jejak Nazi dan Kolektor Seni Yahudi
Friedrich Kadgien diketahui melarikan diri ke Argentina setelah jatuhnya Nazi Jerman, dan meninggal dunia pada 1978. Jurnalis Belanda yang menelusuri masa lalunya berhasil menemukan jejak lukisan tersebut.
Kabar ini kemudian sampai ke ahli waris Jacques Goudstikker, seorang kolektor seni Yahudi-Belanda yang menjadi korban perampasan Nazi. Goudstikker meninggal dalam kecelakaan kapal ketika melarikan diri dari Amsterdam pada Mei 1940, sementara koleksi seninya yang berjumlah lebih dari 1.000 karya dijual paksa kepada Hermann Göring, tangan kanan Adolf Hitler.
Penggerebekan Polisi dan Barang Sitaan
Setelah laporan media Belanda muncul, pihak berwenang Argentina segera bertindak. Polisi menggerebek rumah Patricia Kadgien di Mar del Plata, namun lukisan itu tidak ditemukan. Beberapa hari kemudian, penggerebekan tambahan dilakukan di rumah anggota keluarga Kadgien lainnya. Dari sana, pihak berwenang menyita sejumlah lukisan dan ukiran lain yang diduga juga hasil jarahan era 1940-an.
Kadgien dan suaminya kini ditahan dengan tuduhan menyembunyikan barang curian dan menghalangi penyelidikan. Lukisan “Potret Seorang Wanita” akhirnya diserahkan oleh pengacara keluarga kepada aparat pada Rabu pagi.
Kondisi Lukisan Masih Terawat
Ariel Bassano, pakar seni yang membantu penyelidikan, mengatakan lukisan itu berada dalam kondisi cukup baik. Ia menjelaskan bahwa karya tersebut disimpan di ruangan khusus yang terlindungi dari cahaya dan kelembapan, sehingga kualitasnya terjaga meski usianya sudah lebih dari tiga abad.
“Melihat kondisi dan gaya lukisannya, saya perkirakan potret ini dibuat sekitar tahun 1710, dengan nilai taksiran sekitar 50 ribu dolar AS,” kata Bassano.
Meski sudah berhasil ditemukan, hingga kini belum ada kejelasan apakah lukisan itu akan dikembalikan ke keluarga Goudstikker atau tetap menjadi bagian dari koleksi negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









