Akurat

Pengunjuk Rasa Melempar Sup ke Lukisan Mona Lisa di Paris, Ada Apa?

Iwan Gunawan | 29 Januari 2024, 14:28 WIB
Pengunjuk Rasa Melempar Sup ke Lukisan Mona Lisa di Paris, Ada Apa?

AKURAT.CO Dua aktivis lingkungan melakukan aksi unjuk rasa dengan melemparkan sup ke lukisan Mona Lisa di Louvre, Paris sembari menyerukan "makanan sehat dan pangan berkelanjutan." Namun, lukisan yang berada di balik kaca anti peluru itu tetap nampak tidak rusak.

Pengunjung galeri kaget ketika nampak dua wanita melempar sup berwarna kuning ke lukisan Mona Lisa. Sebelum memanjat ke bagian bawah penghalang, tepat di depan karya tersebut dan mengapit lukisan yang berceceran itu, mereka mengangkat tangan kanan seperti simbol memberi hormat.

Baca Juga: Dari Mona Lisa hingga Guernica, Ini 5 Lukisan Paling Terkenal di Dunia Versi CNN

Salah satu dari dua aktivis tersebut melepas jaket dan memerlihatkan kaus putih bertuliskan slogan kelompok aktivis lingkungan Riposte Alimentaire (Respon Pangan) dengan huruf hitam. Dalam aksi tersebut, mereka mengatakan apa hal yang paling penting? Seni atau hak atas pangan sehat dan berkelanjutan? Mereka juga menambahkan bahwa sistem pertanian sedang dalam kondisi tidak stabil dan petani kesulitan di tempat kerja.

Rekaman yang diunggah melalui platform X, tertangkap jelas serangan terhadap mahakarya Leonardo da Vinci tersebut. Ditambah muncul ketegangan pengunjung dan tangisan anak-anak terhadap kejadian itu.

Buntut dari kejadian itu, staff Louvre segera memasang kain hitam di sekeliling lukisan terhadap para pengunjuk rasa. Namun tindakan ini tidak secara efektif dapat menghalangi tempat kejadian. Polisi Paris telah menangkap dua orang atas insiden tersebut.

Aksi tersebut terjadi karena petani Prancis sedang melakukan demo di seluruh negeri. Kegiatan terbaru dari serangkaian serangan serupa terhadap karya seni merupakan aksi untuk menuntut tindakan nyata dalam melindungi bumi ini.

Sebagai informasi tambahan, Riposte Alimentaire adalah bagian dari gerakan payung kelompok protes A22 di 12 negara, termasuk Just Stop Oil. Dalam suatu pernyataan yang dikirimkan kepada AFP, mereka melakukan pelemparan sup sebagai tanda dimulainya kampaye perlawanan sipil dengan tuntutan yang jelas akan jaminan sosial berupa sustainable food.

Petani Prancis telah melakukan protes selama berhari-hari untuk menuntur upah, pajak dan peraturan yang lebih bijak. Pemerintah juga telah berusaha untuk menjaga agar ketidakpuasan di kalangan pekerja tidak menyebar selama beberapa bulan jelang pemilihan parlemen Eropa.

Adapun yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana para wanita tersebut berhasil menyeludupkan sup ke Louvre. Padahal, di sebagian besar galeri telah dilakukan pengeceka tas yang ketat imbas dari banyaknya serangan terhadap lukisan. Seperti serangan kentang timbuk pada tahun 2022 yang dilakukan oleh Letzte Generation (generasi terkahir) aktivis Les Meules (Haystacks) karya Claude Monet di galeri Baberini, Potsdam, Jerman. Diketahui para aktivis tersebut menempelkan tangan mereka ke dinding galeri.

Sebelumnya juga Just Stop Oil menuangkan sup tomat ke atas Sunflowers karya Vincent van Gogh di Galeri Nasional London.

Baca Juga: Pecahkan Rekor, Lukisan Mona Lisa 'Palsu' Terjual dengan Harga Rp49 Miliar!

Diketahui lukisan Mona Lisa berada di balik kaca sejak kejadian seorang pria Bolivia melempar batu ke dalamnya pada Desember 1956 sehingga dibuatkannya kaca antipeluru pada tahun 2005. Kejadian ini mengakibatkan siku kiri wanita dalam gambar tersebut mengalami kerusakan.

Insiden serupa juga terjadi pada Mei 2022 ketika seorang pria melempar kue custard ke lukisan tersebut. Dengan mengatakan bahwa para seniman tidak cukup fokus pada bumi. Ada juga kejadian pada tahun 2009, dimana seorang wanita melempar cangkir teh kosong ke lukisan itu, sehingga kotak menjadi sedikit tergores.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

I
Reporter
Iwan Gunawan
R