Angkatan Udara Ukraina Klaim Tembak Jatuh 30 Drone Rusia di 11 Wilayah

AKURAT.CO Pertahanan Angkatan Udara Ukraina dan kelompok pemburu drone melaporkan telah menembak jatuh 30 dari 31 drone Rusia di 11 wilayah di seluruh negeri pada hari Sabtu (16/12/2023).
Diketahui, serangkaian ledakan bergema di seluruh ibu kota Ukraina, Kyiv, ketika unit pertahanan udara menyerang pesawat tak berawak Rusia.
"Ini adalah serangan udara keenam di Kyiv sejak awal bulan ini," kata Serhiy Popko, kepala administrasi militer kota tersebut.
"Malam ini, setelah tiga hari ancaman balistik, musuh kembali meluncurkan Shahed ke ibu kota. Pesawat tak berawak itu menyerang secara berkelompok, bergelombang, dan dari berbagai arah," tambah Popko.
Baca Juga: Terbaru, Media Palestina Melaporkan Puluhan Orang Tewas dalam Serangan Udara Israel
Tidak ada korban jiwa dan kerusakan besar yang dilaporkan di Kyiv.
Angkatan udara Ukraina mengatakan militer Rusia meluncurkan drone Shahed buatan Iran dari tiga arah yang berbeda menargetkan 11 wilayah berbeda di tengah, utara dan selatan negara itu.
Dalam sebuah pernyataan di aplikasi pesan Telegram, Ukraina menambahkan jet tempur, unit rudal anti-pesawat, dan kelompok pemburu drone bergerak menangkis serangan pesawat tak berawak Rusia.
Walikota Kyiv, Vitali Klitschko mengatakan bahwa unit-unit anti-pesawat mulai beraksi ketika kelompok-kelompok pesawat tak berawak Rusia terbang melintasi pinggiran kota dan menargetkan area-area di dekat pusat kota.
Menurut Klitschko, aktivitas anti-pesawat sangat intensif di distrik Darnytskyi di tepi timur Dnipro dan ledakan juga menghantam bangunan bersejarah Podil di tepi seberang.
Saksi mata melaporkan ledakan keras terjadi setelah tengah malam dengan serangkaian ledakan baru selama 45 menit berikutnya juga menghantam daerah-daerah di dekat distrik pusat Kyiv.
Baca Juga: Mengenal Sosok Rebecca Welch, Wasit Wanita Pertama di Liga Primer Inggris
Peringatan udara semalam di banyak wilayah Ukraina berlangsung selama sekitar lima jam.
Serangan pesawat tak berawak Rusia di kota-kota dan wilayah Ukraina semakin sering terjadi.
Para pejabat Ukraina mengatakan bahwa Rusia menargetkan infrastruktur listrik dan energi negara tersebut selama dan menjelang bulan-bulan musim dingin yang kritis.
Namun Rusia membantah hal tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









