Catat, Makanan Ini Makruh Dimakan Saat Akan Sholat

AKURAT.CO Dalam Islam, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melaksanakan sholat, salah satunya adalah makan sebelyum sholat, bagaimanakah hukumnya?
Makruh merujuk pada tindakan yang sebaiknya dihindari, meskipun larangan tersebut tidaklah tegas. Suatu perbuatan dianggap makruh saat lebih baik untuk tidak melakukannya daripada melakukan perbuatan tersebut.
Baca Juga: Hukum Makan Jengkol Tidak Makruh, dengan Syarat ini
Lantas, Apa saja makanan yang tergolong makhruh untuk dimakan saat akan melaksanakan sholat? Berikut beberapa makanan yang makruh untuk dimakan sebelum sholat. Simak selengkapnya!
Makanan dengan bau menyengat
Makanan yang baunya menyengat, seperti bawang merah, bawang putih, dan jengkol, dapat mengganggu orang lain yang sedang sholat.
Mengonsumsi makanan dengan aroma yang kuat dan tidak sedap tergolong makruh jika dilakukan sebelum melakukan sholat berjamaah di masjid.
Aroma yang tidak sedap dari makanan tersebut berpotensi mengganggu kenyamanan jemaah lain yang hendak beribadah.
Dikutip dari NU Online, ada sebuah kisah Nabi Muhammad saw yang menghindari makanan dengan aroma yang menyengat meskipun makanan itu halal.
Saat tinggal di rumah Abu Ayyub al-Anshari di Madinah, Nabi saw. menerima berbagai makanan dari para sahabatnya. Namun, ketika Abu Ayyub mengirim makanan yang beraroma bawang, Nabi Muhammad memilih untuk tidak memakannya karena khawatir akan meninggalkan bau mulut yang tidak sedap.
Meski demikian, beliau memerbolehkan para sahabatnya untuk mengonsumsi makanan yang memiliki aroma kuat, selama mereka menyukainya, karena itu tidak dilarang secara hukum.
“Aku mencium bawang pada makanan itu. Karena statusku penerima wahyu, aku khawatir (bau itu) akan mengganggu penjaga wahyu. Kalau kalian, makanlah,” kata Nabi Muhammad saw. kepada Abu Ayyub al-Anshari dalam Thabaqat Ibn Sa’d, seperti direkam dalam buku Bilik-bilik Cinta Muhammad, Kisah Sehari-hari Rumah Tangga Nabi (Nizar Abazhah, 2018).
Makanan dengan rasa yang terlalu kuat
Makanan dengan rasa yang ekstrem seperti terlalu pedas, manis,dan asam, juga memiliki potensi mengganggu kenyamanan ketika menjalankan ibadah.
Makanan pedas dapat memicu sensasi panas di perut yang mengganggu kekhusyukan.
Konsumsi makanan yang terlalu manis bisa menyebabkan rasa mual, sedangkan makanan yang terlalu asam dapat membuat perut terasa tidak nyaman, mulas, atau terasa kenyang berlebihan.
Baca Juga: Patut Diketahui, Ini Perkara Sunah dan Makruh dalam Penyembelihan Hewan Kurban
Makanan yang terlalu berlemak
Makanan yang mengandung kadar lemak yang tinggi sering kali menghasilkan sensasi kenyang yang berlebihan dan perasaan berat pada perut setelah dikonsumsi.
Ketika seseorang merasa perutnya penuh dan berat, ini bisa mengganggu fokus dan konsentrasi ketika melaksanakan sholat.
Keadaan fisik yang tidak nyaman ini dapat memengaruhi kekhusyukan seseorang dalam ibadahnya.
Oleh karena itu, memilih makanan dengan kadar lemak yang seimbang sebelum menjalankan sholat bisa membantu menjaga kenyamanan jasmani, yang penting dalam menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tulus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









