Akurat

Kumpulan Doa Untuk Meluluhkan Hati Orang Yang Punya Kebencian, Insya Allah Manjur

Fahri Hilmi | 5 November 2023, 11:17 WIB
Kumpulan Doa Untuk Meluluhkan Hati Orang Yang Punya Kebencian, Insya Allah Manjur

AKURAT.CO Rasa dengki dan iri menjadi sifat manusiawi yang dapat menimbulkan penyakit hati serta kebencian pada diri manusia.

Sebagai makhluk biasa, rasa benci yang diterima dapat diatasi dengan doa sebagai perlindungan kepada Allah SWT untuk meluluhkan hati seseorang.

Allah SWT memerintahkan makhluknya untuk senantiasa berbuat baik terhadap sesama.

Meski begitu, manusia tetap tak pernah luput dari kesalahan serta tak dapat menghindari rasa iri dan benci dari hati orang lain.

Baca Juga: Dukung Semangat Pemuda Perangi Kebohongan Dan Kebencian

Berikut merupakan beberapa doa dari ayat-ayat Al-Quran yang dapat dibaca untuk meluluhkan kebencian yang diterima dari orang lain serta berlindung dari kekhilafan, sebagai berikut;

  1. QS. Nuh ayat 28

رَّبِّ ٱغْفِرْ لِى وَلِوَٰلِدَىَّ وَلِمَن دَخَلَ بَيْتِىَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ وَلَا تَزِدِ ٱلظَّٰلِمِينَ إِلَّا تَبَارًۢا

Rabbigfir lii wa liwaali dayya wa liman dakhala baitiya mu'minaw wa lil-mu`miniina wal-mu`minaat, wa laa tazididz ẓaalimiina illaa tabaaraa.

Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman, dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan." (QS Nuh:28)

  1. Asy-Syu’ara ayat 83-85

رَبِّ هَبْ لِى حُكْمًا وَأَلْحِقْنِى بِٱلصَّٰلِحِينَ. وَٱجْعَل لِّى لِسَانَ صِدْقٍ فِى ٱلْءَاخِرِينَ. وَٱجْعَلْنِى مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ ٱلنَّعِيمِ

Rabbi hab lii ḥukmaw wa al-ḥiqnii biṣ ṣaaliḥiin. Waj'al lii lisaana ṣidqin fil aakhiriin. Waj'alnii miw waratsati jannatin na'īm.

Artinya: (Ibrahim berdoa): "(83) Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh. (84) Dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian. (85) Dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan," (QS Asy-Syu’ara 83-85)

Baca Juga: Hoaks Dan Ujaran Kebencian Ancam Demokrasi Indonesia

  1. Al-Hasyr ayat 10

وَٱلَّذِينَ جَآءُو مِنۢ بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا ٱغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَٰنِنَا ٱلَّذِينَ سَبَقُونَا بِٱلْإِيمَٰنِ وَلَا تَجْعَلْ فِى قُلُوبِنَا غِلًّا لِّلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ رَبَّنَآ إِنَّكَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ

Wallaziina jaa`ụu mim ba'dihim yaqulụuna rabbanagfir lanaa wa li ikhwaninallaziina sabaquunaa bil iimaani wa laa taj'al fī quluubinaa gillal lillażiina aamanuu rabbanaa innaka ra'ụfur raḥīm.

Artinya: "Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa: ‘Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang." (QS Al-Hasyr:10)

  1. Yunus ayat 85

فَقَالُوا۟ عَلَى ٱللَّهِ تَوَكَّلْنَا رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ

Fa qaalụ 'alallaahi tawakkalnaa, rabbanaa laa taj'alnaa fitnatal lil-qaumiẓ-ẓaalimiin

Artinya: "Lalu mereka berkata: ‘Kepada Allahlah kami bertawakkal. Ya Tuhan kami; janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang'zalim'," (QS Yunus:85)

  1. Ali Imran ayat 147

وَمَا كَانَ قَوْلَهُمْ إِلَّآ أَن قَالُوا۟ رَبَّنَا ٱغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِىٓ أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

Wa maa kaana qaulahum illaa ang qaalụ rabbanagfir lanaa żunuu banaa wa israafanaa fīi amrinaa wa tsabbit aqdaamanaa wang ṣhurnaa 'alal qaumil kaafiriin.

Artinya: "Tidak ada doa mereka selain ucapan: 'Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir'," (QS Ali Imran:147) (Yasmina Nuha)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

F
Reporter
Fahri Hilmi
W
Editor
Wahyu SK