Hukum Puasa bagi Penderita Ginjal Ringan

AKURAT.CO Puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang memenuhi syarat.
Namun, bagi sebagian orang dengan kondisi kesehatan tertentu, muncul pertanyaan: bagaimana hukum puasa bagi penderita ginjal ringan? Apakah tetap wajib berpuasa atau diperbolehkan tidak menjalankannya?
Artikel ini membahas pandangan umum dalam syariat Islam mengenai puasa bagi orang sakit, serta bagaimana penerapannya pada penderita gangguan ginjal ringan.
Prinsip Puasa bagi Orang Sakit dalam Islam
Dalam Islam, orang yang sedang sakit mendapatkan keringanan (rukhsah). Jika puasa dikhawatirkan dapat memperparah kondisi atau menghambat proses penyembuhan, maka seseorang diperbolehkan untuk tidak berpuasa dan menggantinya di hari lain ketika sudah mampu.
Prinsip ini didasarkan pada ajaran bahwa agama tidak bertujuan menyulitkan, melainkan memberikan kemudahan bagi umatnya.
Apakah Penderita Ginjal Ringan Wajib Berpuasa?
Untuk penderita ginjal ringan, hukum puasa bisa berbeda-beda tergantung kondisi masing-masing. Jika dokter menyatakan bahwa puasa masih aman dan tidak memperburuk fungsi ginjal, maka kewajiban puasa tetap berlaku.
Sebaliknya, jika terdapat risiko dehidrasi, penurunan fungsi ginjal, atau komplikasi lain, maka penderita diperbolehkan mengambil keringanan untuk tidak berpuasa.
Karena itu, konsultasi medis menjadi langkah penting sebelum memutuskan berpuasa.
Pentingnya Konsultasi dengan Dokter
Setiap pasien memiliki kondisi kesehatan yang unik. Penderita ginjal ringan mungkin memiliki tingkat toleransi berbeda terhadap perubahan pola makan dan minum selama puasa.
Dokter biasanya akan mempertimbangkan:
- Stadium atau tingkat gangguan ginjal.
- Riwayat kesehatan lain.
- Konsumsi obat rutin.
- Risiko dehidrasi
Dari situ, dokter dapat memberikan rekomendasi apakah pasien aman berpuasa atau sebaiknya menunda.
Jika Tidak Mampu Berpuasa, Apa yang Harus Dilakukan?
Bagi penderita yang tidak memungkinkan berpuasa, kewajiban dapat diganti dengan qadha (mengganti puasa di hari lain) setelah kondisi membaik.
Namun, jika penyakit bersifat kronis dan kecil kemungkinan sembuh sehingga tidak mampu berpuasa secara permanen, maka dapat diganti dengan fidyah sesuai ketentuan syariat.
Tips Berpuasa bagi Penderita Ginjal Ringan yang Diizinkan Dokter
Jika dokter menyatakan aman, ada beberapa langkah yang bisa membantu menjaga kondisi tubuh selama puasa:
- Perbanyak minum saat sahur dan berbuka.
- Hindari aktivitas berat yang memicu dehidrasi.
- Konsumsi makanan bergizi seimbang.
- Minum obat sesuai anjuran dokter.
- Segera batalkan puasa jika muncul keluhan serius
FAQ seputar Puasa dan Penyakit Ginjal
Apakah semua penderita ginjal tidak boleh puasa?
Tidak. Keputusan tergantung tingkat keparahan dan rekomendasi dokter.
Apakah boleh mencoba puasa terlebih dahulu?
Boleh, selama ada izin dokter dan siap membatalkan jika kondisi memburuk.
Mana yang lebih utama, puasa atau menjaga kesehatan?
Menjaga kesehatan menjadi prioritas jika puasa berpotensi menimbulkan bahaya.
Hukum puasa bagi penderita ginjal ringan pada dasarnya bergantung pada kondisi medis masing-masing.
Dengan mempertimbangkan nasihat dokter serta prinsip keringanan dalam Islam, umat muslim dapat menjalankan ibadah dengan tetap menjaga kesehatan.
Laporan: Arika Yafi Fawazzain/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









