Akurat

7 Amalan Malam 1 Rajab yang Dianjurkan, Lengkap dengan Dalil dan Penjelasannya

Naufal Lanten | 21 Desember 2025, 14:06 WIB
7 Amalan Malam 1 Rajab yang Dianjurkan, Lengkap dengan Dalil dan Penjelasannya

AKURAT.CO Malam 1 Rajab selalu menarik perhatian umat Islam. Banyak yang bertanya, kapan tepatnya malam 1 Rajab dimulai dan amalan apa saja yang bisa dikerjakan untuk mengisinya. Pemahaman ini penting, karena kalender Hijriah tidak mengikuti pergantian hari seperti kalender Masehi.

Dalam Islam, hari berganti sejak Matahari terbenam atau masuk waktu sholat Maghrib. Artinya, malam justru datang lebih dulu sebelum siangnya. Lantas, bagaimana dengan malam 1 Rajab 1447 Hijriah dan amalan yang dianjurkan untuk mengisinya?

Kapan Malam 1 Rajab 1447 H Dimulai?

Berdasarkan kalender Hijriah resmi Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Rajab 1447 H jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025. Dengan ketentuan pergantian hari dalam Islam, maka malam 1 Rajab dimulai sejak Sabtu, 20 Desember 2025 setelah sholat Maghrib.

Dengan kata lain, malam 1 Rajab sudah bisa diamalkan sejak malam sebelumnya. Inilah waktu yang kerap dimanfaatkan umat Islam untuk memperbanyak ibadah, meski sering muncul pertanyaan: apakah ada amalan khusus untuk malam ini?

Apakah Ada Amalan Khusus Malam 1 Rajab?

Secara tegas, para ulama menjelaskan bahwa tidak ada amalan ibadah yang secara khusus disyariatkan hanya untuk malam 1 Rajab. Penegasan ini penting agar umat Islam tidak terjebak pada ritual yang tidak memiliki dasar kuat.

Ibnu Hajar asy-Syafi’i dalam Tabyinul ‘Ajab menegaskan:

"Tidak ada satu hadits shahih pun yang dapat dijadikan hujjah tentang keutamaan bulan Rajab, tidak puasanya, tidak pula puasa khusus di hari tertentu, dan tidak pula sholat malam di malam yang khusus."

Meski demikian, Rajab termasuk satu dari empat bulan haram (bulan mulia). Artinya, memperbanyak amal shalih di bulan ini sangat dianjurkan karena nilainya lebih besar di sisi Allah SWT. Maka, malam 1 Rajab dapat diisi dengan amalan umum yang memiliki dasar kuat dalam Al-Qur’an dan Sunnah.

Amalan Malam 1 Rajab yang Bisa Dikerjakan

Berikut sejumlah amalan yang bisa dilakukan pada malam 1 Rajab tanpa mengkhususkan ritual tertentu, namun tetap bernilai ibadah tinggi.

1. Membaca Doa Awal Bulan

Salah satu amalan yang dianjurkan setiap awal bulan Hijriah adalah membaca doa ketika melihat hilal. Doa ini tidak khusus untuk Rajab, tetapi dapat dibaca saat memasuki bulan apa pun.

Doa yang diajarkan Rasulullah SAW adalah:

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلامِ وَالتَّوْفِيقِ لِمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى رَبُّنَا وَرَبُّكَ الله

Artinya:
"Allah Maha Besar. Ya Allah, jadikanlah bulan ini menerangi kami dengan keberkahan, keimanan, keselamatan, Islam, serta taufik untuk melakukan amal yang Engkau cintai dan ridhai."

Doa ini menjadi pembuka yang baik untuk menyambut Rajab dengan niat memperbaiki kualitas ibadah.

2. Membaca Sayyidul Istighfar

Malam 1 Rajab juga bisa diisi dengan memperbanyak istighfar, khususnya Sayyidul Istighfar, yang dikenal sebagai istighfar paling utama.

Doa ini memiliki keutamaan besar, terutama bila dibaca dengan penuh keyakinan pada waktu petang. Redaksinya sebagai berikut:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ... (redaksi lengkap tetap sama seperti teks asli)

Artinya berisi pengakuan seorang hamba atas nikmat Allah, dosa-dosanya, dan permohonan ampun. Membacanya pada malam 1 Rajab menjadi bentuk muhasabah diri sekaligus pembuka lembaran amal yang lebih baik.

3. Memperbanyak Doa Sesuai Hajat

Berdoa adalah inti ibadah. Menariknya, Imam Syafi’i menyebut bahwa malam pertama bulan Rajab termasuk salah satu malam yang diharapkan terkabulnya doa, meski tidak bersifat wajib.

Dalam Al-Umm, beliau menyampaikan:

"Telah sampai kepada kami bahwa doa dikabulkan pada lima malam... dan malam pertama bulan Rajab."

Karena itu, malam ini dapat dimanfaatkan untuk memanjatkan doa terbaik—baik urusan dunia maupun akhirat—selama isinya mengandung kebaikan.

4. Membaca Al-Qur’an

Tidak ada waktu yang lebih tepat untuk membaca Al-Qur’an selain malam hari. Membaca Al-Qur’an memiliki banyak keutamaan, di antaranya menjadi pemberi syafaat di hari kiamat.

Rasulullah SAW bersabda:

"Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya." (HR Muslim)

Malam 1 Rajab bisa dijadikan momentum untuk kembali mendekatkan diri pada Al-Qur’an, meski hanya dengan beberapa ayat, tetapi dibaca dengan tadabbur.

5. Mengerjakan Sholat Sunnah Mutlak

Sholat sunnah mutlak adalah sholat sunnah yang tidak terikat waktu dan jumlah rakaat tertentu. Sholat ini bisa dilakukan kapan saja, termasuk pada malam 1 Rajab.

Keutamaannya antara lain menyempurnakan kekurangan sholat wajib, sebagaimana dijelaskan dalam hadits tentang hisab amal di hari kiamat. Dengan sholat sunnah, seorang hamba menunjukkan kesungguhan dalam beribadah tanpa mengaitkannya dengan ritual khusus yang tidak berdalil.

6. Memperbanyak Sholawat kepada Nabi SAW

Sholawat tidak hanya dianjurkan pada hari Jumat. Membacanya kapan pun memiliki keutamaan besar. Rasulullah SAW bersabda:

"Manusia yang paling berhak terhadapku pada hari kiamat adalah yang paling banyak bersholawat kepadaku."

Bersholawat pada malam 1 Rajab bisa menjadi amalan ringan, tetapi dampaknya besar, karena setiap satu sholawat dibalas sepuluh sholawat dari Allah SWT.

7. Memperbanyak Amal Shalih dan Menjauhi Maksiat

Sebagai bulan haram, Rajab memiliki keistimewaan tersendiri. Para ulama menjelaskan bahwa amal baik di bulan-bulan haram pahalanya dilipatgandakan, sementara dosa juga lebih berat timbangannya.

Karena itu, selain melakukan ibadah ritual, menjaga lisan, sikap, dan perbuatan dari hal-hal buruk juga termasuk amalan penting di malam 1 Rajab.

Penutup

Malam 1 Rajab bukan tentang ritual khusus yang ditentukan, melainkan kesempatan untuk memperbanyak amal shalih dengan cara yang benar dan berdalil. Mulai dari doa, istighfar, membaca Al-Qur’an, sholat sunnah, hingga memperbanyak sholawat—semuanya bisa dilakukan tanpa pengkhususan, tetapi tetap bernilai besar di sisi Allah SWT.

Jika kamu ingin memaksimalkan bulan Rajab sebagai momentum perbaikan diri sebelum Ramadan, mengisi malam pertamanya dengan ibadah yang lurus adalah langkah awal yang tepat.
Pantau terus artikel-artikel keislaman terbaru agar tidak ketinggalan panduan ibadah yang sesuai tuntunan.

Baca Juga: Doa dan Amalan agar Cepat Bisa Umrah ke Tanah Suci

Baca Juga: 7 Amalan Sunnah yang Paling Utama, Jalan Cepat Meraih Cinta Allah SWT

FAQ

1. Kapan malam 1 Rajab dimulai menurut kalender Hijriah?

Malam 1 Rajab dimulai sejak Matahari terbenam atau setelah sholat Maghrib pada hari sebelumnya. Untuk 1 Rajab 1447 H yang jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025, maka malam 1 Rajab dimulai pada Sabtu, 20 Desember 2025 setelah Maghrib.

2. Apakah ada amalan khusus yang disunnahkan pada malam 1 Rajab?

Tidak ada amalan khusus yang secara syariat dikhususkan hanya untuk malam 1 Rajab. Para ulama menegaskan tidak terdapat hadits shahih yang menetapkan ibadah tertentu pada malam ini. Namun, memperbanyak amal shalih secara umum sangat dianjurkan.

3. Mengapa bulan Rajab dianggap istimewa dalam Islam?

Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram (bulan mulia) dalam kalender Hijriah. Pada bulan-bulan ini, pahala amal kebaikan dilipatgandakan, dan dosa juga memiliki konsekuensi yang lebih berat dibanding bulan lainnya.

4. Amalan apa saja yang bisa dilakukan pada malam 1 Rajab?

Malam 1 Rajab dapat diisi dengan berbagai amalan umum seperti membaca doa awal bulan, memperbanyak istighfar, berdoa sesuai hajat, membaca Al-Qur’an, sholat sunnah mutlak, bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta melakukan amal shalih lainnya.

5. Apakah boleh membaca doa awal bulan khusus di malam 1 Rajab?

Boleh. Doa awal bulan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW dibaca setiap kali memasuki bulan baru Hijriah, termasuk saat masuk bulan Rajab. Doa ini tidak dikhususkan hanya untuk Rajab, tetapi bersifat umum.

6. Benarkah doa lebih mustajab pada malam pertama bulan Rajab?

Sebagian ulama, seperti Imam Syafi’i, menyebutkan bahwa malam pertama bulan Rajab termasuk waktu yang diharapkan terkabulnya doa. Meski demikian, hal ini tidak bersifat wajib dan tetap harus dipahami dalam koridor anjuran, bukan kepastian mutlak.

7. Apakah sholat sunnah tertentu dianjurkan pada malam 1 Rajab?

Tidak ada sholat sunnah khusus yang ditetapkan untuk malam 1 Rajab. Namun, sholat sunnah mutlak boleh dikerjakan kapan saja, termasuk pada malam ini, tanpa jumlah rakaat dan bacaan tertentu.

8. Apakah membaca Al-Qur’an di malam 1 Rajab memiliki keutamaan khusus?

Membaca Al-Qur’an memiliki keutamaan di setiap waktu, termasuk malam 1 Rajab. Al-Qur’an akan menjadi pemberi syafaat bagi pembacanya di hari kiamat, sehingga malam ini bisa dimanfaatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui tilawah.

9. Apakah bersholawat di malam 1 Rajab dianjurkan?

Bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW dianjurkan kapan saja. Tidak ada pengkhususan untuk malam 1 Rajab, tetapi memperbanyak sholawat tetap memiliki keutamaan besar, termasuk mendapatkan balasan sholawat dari Allah SWT.

10. Apa yang sebaiknya dihindari saat malam 1 Rajab?

Selain memperbanyak amal shalih, umat Islam dianjurkan menjauhi perbuatan maksiat dan kezaliman. Mengingat Rajab adalah bulan haram, dosa yang dilakukan di bulan ini memiliki dampak yang lebih berat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.