Akurat

Kemhan Percepat Bangun Sumur Bor dan Instalasi RO untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang

Ratu Tiara | 12 Januari 2026, 15:14 WIB
Kemhan Percepat Bangun Sumur Bor dan Instalasi RO untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang

AKURAT.CO Upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang terus dipercepat.

Melalui Kementerian Pertahanan bersama Universitas Pertahanan (Unhan), pembangunan sumur bor dan pemasangan instalasi mesin reverse osmosis (RO) dilakukan secara masif di berbagai wilayah terdampak.

Baca Juga: Dulu Tertimbun Lumpur, SDN 1 Karang Baru Aceh Tamiang Kini Kinclong Lagi

Ketua Satgas Sumur Bor, Kolonel Czi Sulistyo Gunawan, mengungkapkan bahwa hingga awal Januari 2026, program pembangunan sumur bor telah menjangkau 12 kecamatan dengan total 250 titik yang telah rampung dikerjakan.

“Pekerjaan ini akan terus dilanjutkan hingga merata, agar seluruh masyarakat terdampak dapat segera menikmati air bersih,” ujarnya.

Menurut Sulistyo, percepatan pengerjaan dilakukan karena kebutuhan air bersih menjadi salah satu persoalan paling mendesak yang dihadapi warga pasca banjir melanda Aceh Tamiang.

“Kami melakukan pemantauan di setiap titik, baik yang sudah maupun yang sedang dikerjakan. Alhamdulillah sebagian besar kecamatan sudah terlayani, dan pekerjaan terus kami percepat,” katanya.

Dia menegaskan bahwa program pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan hak dasar masyarakat terpenuhi, khususnya terkait akses air bersih yang aman dan berkelanjutan.

“Air bersih yang aman dan berkelanjutan adalah hak warga. Dengan sumur bor, masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan air layak konsumsi,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan program di lapangan, Kolonel Sulistyo dibantu oleh Kapten Czi Lambok Siregar sesuai dengan arahan dari Kementerian Pertahanan.

Dia memastikan bahwa seluruh warga yang terdampak banjir di Aceh Tamiang menjadi sasaran utama dari program tersebut.

Selain pembangunan sumur bor, pemerintah juga memasang mesin RO di sejumlah titik strategis guna memastikan kualitas air yang dihasilkan benar-benar layak untuk dikonsumsi masyarakat.

Kehadiran program ini pun disambut hangat oleh warga.

Saat kunjungan pemantauan, masyarakat menyampaikan rasa haru dan apresiasi atas perhatian yang diberikan pemerintah di tengah kondisi sulit akibat bencana.

“Air sumur bor ini sangat berarti bagi kami yang sedang menghadapi musibah banjir,” ungkap salah seorang warga kepada Kolonel Sulistyo.

Sementara itu, di lokasi yang sama, Kolonel Inf Adam Harmansyah bersama tim menyampaikan bahwa pemasangan instalasi mesin RO akan diprioritaskan di fasilitas umum dan pelayanan masyarakat.

“Kami ingin semua masyarakat dapat menikmati air bersih secara merata. Program ini adalah wujud kepedulian pemerintah RI untuk memenuhi kebutuhan mendasar warga terdampak banjir,” paparnya.

Adam menjelaskan, instalasi RO akan ditempatkan di sekolah, puskesmas, posko pengungsian, hingga satuan TNI seperti Kodim, Koramil, dan batalion, sekaligus sebagai sarana penerapan disiplin keilmuan di bidang air bersih.

Baca Juga: Pakai Helikopter, Menhan Tinjau Kawasan Sungai untuk Rekonstruksi Wilayah Banjir di Aceh Tamiang

Dia menambahkan bahwa ketersediaan air bersih memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama pascabencana.

“Sejak banjir melanda, warga kesulitan memperoleh air layak konsumsi. Dengan adanya instalasi RO, kami berharap kualitas hidup masyarakat meningkat secara signifikan,” tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R