Akurat

H-3 Natal, Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Melonjak

Citra Puspitaningrum | 22 Desember 2025, 22:02 WIB
H-3 Natal, Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Melonjak
 
AKURAT.CO Arus mudik akhir tahun di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mulai mengalami peningkatan signifikan memasuki H-3 Natal.
 
Sejak pagi hingga siang hari, ratusan calon pemudik memadati area terminal seiring dimulainya libur panjang sekolah.
 
Berdasarkan data pengelola Terminal Kampung Rambutan sebanyak 477 penumpang telah diberangkatkan menggunakan 50 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sejak pukul 06.00 hingga 14.00 WIB. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah hingga malam hari.
 
Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, mengatakan, lonjakan penumpang sudah terasa sejak beberapa hari terakhir dan meningkat tajam menjelang Natal.
 
Dia menyebut, tujuan Sumatera Barat seperti Padang dan Solok mendominasi keberangkatan dari Terminal Kampung Rambutan.
 
 
"Pemudik ke Sumatera Barat cukup tinggi. Selain memanfaatkan libur panjang, banyak juga yang ingin menjenguk keluarga terdampak bencana alam," kata Revi kepada wartawan, Senin (22/12/2025).
 
Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai terlihat sejak 19 Desember 2025. Pada hari normal, jumlah penumpang berkisar 450 hingga 500 orang per hari. Namun, pada periode ini angkanya dapat menembus 800 penumpang.
 
"Prediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 dan H-1 Natal, yakni 23 hingga 24 Desember 2025," kata Revi.
 
Sementara itu, Pengendali Terminal Kampung Rambutan, Mulyono, merinci jumlah penumpang dalam beberapa hari terakhir. Pada 19 Desember tercatat 720 penumpang diberangkatkan menggunakan 67 bus. 
 
Jumlah itu meningkat pada 20 Desember menjadi 997 penumpang dengan 99 bus, lalu menurun pada 21 Desember menjadi 813 penumpang menggunakan 83 bus.
 
 
"Jumlah penumpang diperkirakan masih akan terus bertambah hingga besok dan lusa," kata Mulyono.
 
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan, pihak terminal telah mengoperasikan Posko Pengamanan Terpadu sejak 20 Desember 2025. Posko Pengamanan Terpadu melibatkan unsur TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan.
 
Selain itu, pengelola terminal juga menyiagakan posko kesehatan guna memastikan seluruh sopir bus AKAP dalam kondisi sehat. 
 
"Pemeriksaan urine dilakukan sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba," pungkasnya.
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.